GPM dan YPPK MENYAMBANGI DEPUTI II KANTOR STAF KEPRESIDENAN UNTUK KEPENTINGAN TRANFORMASI PENDIDIKAN

Jakarta,sinodegpm.org – Jakarta, 23 November 2021 MPH Sinode GPM bersama Pengurus Pusat YPPK DR. J. B. Sitanal beserta perwakilan Ketua Klasis melakukan Audiensi dengan Deputi II Kantor Staf Kepresidenan (KSP) yang membidangi Pembangunan Manusia di ruang Rapat KSP.

Kehadiran GPM dan YPPK J.B.Sitanala ke KSP ini untuk menyampaikan problem dan pikran pengembangan pendidikan di Maluku dan Maluku Utara dengan sejumlah fakta dan data. Ketua Sinode GPM dalam kesempatan itu menegaskan bahwa Kami (GPM dan YPPK) sudah bertanggung jawab mencerdaskan warga bangsa puluhan bahkan ratusan tahun lalu. Meski dalam banyak hal kami miliki keterbatasan namun jumlah siswa yang adalah anak bangsa di Maluku dan Maluku Utara tetap ada dan bersekolah malah bertambah dari waktu ke waktu.

Lebih lanjut, menurut Ketua Sinode seiring perkembangan, kita sebagai gereja maupun Yayasan pendidikan Kristen butuh intevensi untuk memberdayakan sekolah yang kami kelola sebab kami juga sudah mengerjakan tugas negara. GPM dan YPPK juga bertanggung jawab mempersiapkan generasi emas, melalui kerjasama dengan stakholder lain sebab itu kami butuh aksesbilitas.

Merespons presentase Pengurus Pusat dan penyampaian Ketua Sinode GPM, Deputi II KSP bapak Abetnego Tarigan menyampaikan bahwa “Peran sekolah-sekolah yang dikelola Yayasan seperti YPPK DR.J.B. Sitanala tidak tergantikan dan dianggap penting oleh pemerintah sehingga perlu didorong ke arah perbaikan dan Transformasi Pendidikan. Mungkin GPM dan YPPK Sitanala perlu membantu kami mengidentifikasi sekolah-sekolah yayasan yang Kritis perkembangannya tetapi urgensi tidak tergantikan sehingga bisa diintervensi secara tepat. Dan penting kedepan YPPK J.B. Sitanala perlu melihat keunggulan dan potensi lokal untuk pengembangan pendidikan vokasional. Beberapa hal telah kami catat, akan dibahas, dikaji dan ditindak lanjuti”, tuturnya.

Pertemuan bersama Deputi II diakhiri dengan doa yang dipimpin langsung oleh Ketua Sinode GPM Pdt. E.T.Maspaitela yang juga sempat menyampaikan masalah masyarakat Marfefen di Aru yang sedang memperjuangkan hak-hak ulayat dan adatis kepada Deputi II agar menjadi perhatian Negara. Hal sama juga ditambahkan tentang masalah pembebasan Lahan untuk kepentingan blok Marsela di Kab. Kepulauan Tanimbar yang sedang dipolemik oleh masyarakat.

Pertemuan berakhir dengan menikmati sajian makan siang yang disediakan oleh Deputi II dan agenda foto bersama serta penyerahan plakat oleh Ketua YPPK DR. J. B. Sitanala.

Previous UKM BANDUNG SIAPKAN PROGRAM MERDEKA BELAJAR KE GPM

Leave Your Comment