Menata Mutu Pendidikan YPPK Dr. J. B. Sitanala Menuju Sekolah Model

Yayasan Dr. J. B. Sitanala mengadakan Rapat Kerja (RAKER) tahun 2021 di gedung Student Center FKIP, Universitas Pattimura, Selasa 19 Oktober 2021. Rapat Kerja merupakan agenda tahunan yayasan yang membahas tentang program kegiatan dan anggaran untuk setahun mendatang.

Pendeta E. T Maspaitella – Ketua MPH Sinode mengatakan bahwa Yayasan Pendidikan itu harus ditempatkan pada jantung gereja sebab melalui persekolahan, GPM melakukan aspek penting dari Pembinaan Umat/Warga Gereja dengan menyeimbangkan dalam diri umat/warga gereja itu kemampuan berpengetahuan (academic formation), kemampuan berkesadaran etik dan spiritual (spiritual formation), dan kemampuan bertindak/berkarya (practical formation).

Beberapa lompatan awal yang dilakukan Pengurus YPPK Dr. J.B. Sitanala saat ini adalah wujud dari inovasi atau terobosan-terobosan yang penting sekaligus menunjukkan bahwa ada banyak sisi yang sudah harus dibenahi, baik dari membenahi manajemen dan tata kelola YPPK Dr. J.B. Sitanala dengan memaksimalkan peran dan fungsi setiap organ pengurus, manajemen persekolahan melalui kepemimpinan di setiap sekolah, manajemen pembelajaran dengan capaian terukur, membenahi sistem sumber pendukung Pendidikan melalui jaringan-jaringan kerjasama dengan instansi pemerintah, swasta atau pribadi yang kontributif sifatnya bagi usaha Pendidikan itu sendiri.

“Untuk itu kami berharap Kerjasama dengan Sekolah GenIUS Jakarta juga dapat terus dikembangkan sehingga persekolahan GPM di YPPK dapat memberi warna baru dalam mendorong peradaban masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Dr. Sarlota Singerin, M.Pd, mengatakan bahwa yayasan pendidikan Dr. J. B. Sitanala. YPPK membawai 442 lembaga pendidikan yang tersebar di setiap kabupaten di Provinsi Maluku dalam menentukan langkah maju untuk menjawab tantangan mutu global. Setiap agenda telah dibuat terkait dengan peningkatan mutu. Diantaranya kerjasama dengan sekolah GenIUS Jakarta untuk melaksanakan pola pembelajaran kurikulum berbasis riset dalam pendampingan diharapkan anak-anak gereja di YPPK bisa mengakses pedidikan melalui penelitian-penelitian sejak dini di lingkup SD, SMP dan SMA sehingga terbentuk wawasan yang utuh mengusahakan untuk melakukan launching bersamaan dengan sekolah model GPM yang direncanakan akan di launching pada 22 Juli tahun 2022 sekaligus akan ditetapkan sebagai hari pendidikan GPM.

Lebih lanjut Ia tuturkan bahwa pengurus cabang, pembantu cabang diseluruh tingkat GPM akan bekerjasama dengan setiap Stakeholder dalam menata mutu pendidikan. Ada beberapa upaya juga yang sudah mulai dilakukan salah satunya dengan Pemerintah Swasta yang siap membantu dalam realisasi sarana yang dibutuhkan, seperti laboratorium IPA, Multimedia, Seni dan Bahasa.

“Harapannya, Raker ini akan mencetuskan hal-hal yang mendukung pareadignma YPPK di 5 tahun mendatang dalam grand design untuk menuju generasi emas berprestasi di gereja 1 abad tahun 2035,” tuturnya.

 

Sumber

Previous Nafrua Nama Jemaat Termuda di GPM

Leave Your Comment