Serah Terima Jabatan Sekretaris Klasis Kota Ambon

Ambon,sinodegpm.org – Acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Sekretaris Klasis Kota Ambon dari Pendeta Adriana Lohy/N kepada Pendeta Max Takaria, berlangsung pada Minggu, 15 Agustus 2021, di Gedung Gereja Joseph Kham, Jemaat Bethel Klasis Kota Ambon. Acara diawali dengan kebaktian yang dipimpin oleh Pendeta Adriana Lohy/M.

Tapi apa boleh buat tugas baru su datang ee.. Ibu di Klasis Masohi katong di Kota Ambon ee.. Biar seng sama-sama lai katong s’lalu sombahyang ee.. Sio Tuhan Yesus mau sayang katong ee” Lantunan pujian dari para Pendeta seklasis Kota Ambon, untuk Pendeta Adriana Lohy/N yang telah mengakhiri seluruh tugas dan tanggungjawab sebagai Sekretaris Klasis Kota Ambon dalam kurun waktu delapan tahun.

Dalam kesempatan ini, Pendeta Lohy menyampaikan banyak terima kasih kepada MPH Sinode, MPK Klasis Kota Ambon, dan kepada seluruh jemaat seKlasis Kota Ambon atas kerjasama dan kebersamaan yang sudah terjalin.

Dalam sambutannya, Pendeta Lohy mengatakan ini bukan soal berapa tahun, tapi bagaimana kita memaknai anugerah Tuhan yang Tuhan percayakan bagi kita untuk bertanggungjawab terhadap panggilan yang dipercayakan bagi kita.

“Bagaimana kita dapat bermanfaat bagi pelayanan Tuhan di GPM dalam panggilan dan tanggungjawab itu,”tuturnya.

Lebih lanjut lagi tutur Pendeta Lohy, “saya sadar sungguh bahwa dalam melakukan tugas dan tanggungjawab di kota Ambon ini saya bukan orang yang super, saya bukan malaikat, saya bukan orang hebat, saya penuh dengan kelemahan dan keterbatasan. Saya belajar banyak dari kebersamaan, dari kekeluargaan, dari hidup ade-kaka. Oleh karena itu sebelum saya meninggalkan Klasis Kota Ambon, saya berharap bahwa kekuatan ade-kaka, saling menghormati, saling menghargai diantara kita, terus menjadi potensi, menjadi kekuatan besar bagi tanggungjawab bergereja yang dipercayakan bagi kita.”

“Tetap jaga persekutuan, jaga gereja ini, karena Tuhan menaruh tanggungjawab kita untuk menjaga keutuhan gereja ini dari tanggungjawab pelayanan bersama,”imbuhnya.

Kemudian, mengawali tugas dan tanggungjawab pelayanan sebagai Sekretaris Klasis Kota Ambon, Pendeta Max mengatakan “beta ini hanya adalah hamba yang terbatas, yang memiliki kekurangan dan telah menyerahkan diri pada Roh KudusNya, supaya beta dikuatkan dalam hikmatNya untuk dapat melakukan tugas dan tanggungjawab sebagai Sekretaris Kota Ambon, yang merupakan amanat dan panggilan gereja yang telah Allah nyatakan bagi beta”

“Beta butuh dukungan, beta butuh topangan dari bapa/ibu basudara samua,” imbuhnya.

Mengawali arahannya Pendeta E. T Maspaitella tergugah dengan lantunan pujian yang dibawakan pendeta seKlasis Kota Ambon.

“Kayaknya Klasis Kota Ambon Cup 2 sudah harus dilaksanakan. Su lama katong seng lia orang manyanyi deng stekeng”(partitur) tuturnya.

Selanjutnya, mewakili seluruh MPH Pendeta Maspaitella mengatakan, MPH bukan orang-orang yang luar biasa, kami juga hamba-hamba Tuhan yang lemah dan terbatas. Karena itu kita harus saling menopang. Dalam seluruh topangan itulah kita percaya bahwa kita bersama-sama akan dimampukan untuk tugas yang satu dan sama yaitu memperluas misi kerajaan Allah melalui pelayanan kita di GPM. Ia juga menyampaikan terima kasih untuk seluruh tugas menanam dan menyiram kepada Pendeta Adriana Lohy/N di Klasis Kota Ambon sebagai Sekretaris Klasis dan Pendeta Max Takaria di Balitbang Sinode GPM.

“Kami yakin bahwa segala hal yang menjadi potensi, itulah yang dibutuhkan untuk pengembangan pelayanan gereja ini. Wujudkanlah itu di dalam berjalan bersama dengan semua hamba Tuhan, dan paling utama menggerakan seluruh jemaat kita untuk berjalan bersama melalui jemaat-jemaat yang ada,” imbuhnya.

Lagi ia menjelaskan lebih lanjut sejak tahun 2015, gereja ini telah mencanangkan tanggal 30 agustus sebagai hari keluarga GPM dan kita sedang dalam proses atau hari-hari menuju ke hari keluarga GPM, sekaligus rangkaian pembinaan keluarga yang akan memasuki puncaknya pada 6 September 2021 di Hari Ulang Tahun ke-86 GPM. Pendeta Maspaitella mengatakan, Ini penting jadi pengingatan untuk kita, terutama bagi para pimpinan jemaat, ketua-ketua majelis jemaat, sebab pandemik telah mengingatkan dan mengajarkan kita, basis ini menjadi kekuatan membangun iman, tapi juga ketangguhan diri dan ketangguhan sosial.

Atas nama MPH sinode GPM, Pendeta Maspaitella mengajak umat untuk merayakan secara sungguh-sungguh hari keluarga GPM dengan menghidupkan seluruh aktifitas pembinaan keluarga yang sesuai dengan pedoman yang akan turunkan MPH Sinode tapi lebih penting menghidupkan kesadaran setiap orang tua untuk benar-benar membekali anaknya dan karena itu juga memberikan penyadaran kepada semua pasangan suami istri untuk menjaga dan memelihara rumahtangga yang kudus Di dalam masa pandemi.

“Kita telah menikmati perayaan ibadah dari keluarga-keluarga GPM dimana saja mereka ada. Kita berharap keluarga dapat membentuk sumber daya gereja yang memiliki ketahanan iman dalam menghadapi situasi apapun terutama situasi pandemic yang kita hadapi bersam-sama ini, sebagi bagian dari kita berjuang memeutus ata rantai penyebaran virus corona,”tuturnya.

Acara diakhiri dengan pemberian ucapan terimakasih dari MPH, MPK, Perwakilan Klasis, kepada Pendeta Lohy/N bersama dengan keluarga, dan juga ucapan selamat bagi Pendeta Max Takaria sebagai Sekretaris Klasis Kota Ambon.

Turut hadir juga dalam acara ini para MPH Sinode, Pendeta S. I. Sapulette, Pendeta Ny. L. Bakarbessy/R, Pendeta I. H. Hetharie, Pendeta R. Rahabeat, Pendeta Y. Colling, Pendeta Ny. N. N. Gaspersz/S, Penatua Ny. B. A. Sahertian/L, Penatua F. J. Papilaya.

 

Sumberhttps://msipt.sinodegpm.org/serah-terima-jabatan-sekretaris-klasis-kota-ambon

Previous Peneguhan Yayasan – Yayasan GPM & Komisi Permanen Ajaran Gereja, Peraturan Serta Liturgi MuGer

Leave Your Comment