Vaksin Presisi, Jemaat GPM Rehoboth

AMBON,SINODEGPM.ORG-Kamis, 12 Agustus 2021, Telah Berlangsung kegiatan Vaksinasi di Jemaat GPM Rehoboth Klasis Pulau Ambon tepatnya di Gedung Gereja Rehoboth. Bekerjasama dengan Polda Maluku, 1000 dosis vaksin Sinovac tersedia bagi Jemaat GPM Rehoboth.

Kegiatan Vaksinasi merupakan inisiatif dari Pendeta H. Thenu, S.Th selaku Ketua Majelis Jemaat (KMJ) GPM Rehoboth, karena sekitar 825 warga Jemaat GPM Rehoboth yang belum di vaksin, namun hingga waktu pelaksanaan, jumlah warga yang mendaftar sebanyak 1.146 orang.

Awalnya Pendeta Thenu melakukan koordinasi dengan Kelurahan setempat, tetapi dari pihak Kelurahan mengarahkan langsung ke Puskesmas dalam wilayah kerja Jemaat Rehoboth.

“Cuma untuk memfasilitasi dari Puskesmas itu terbatas, hanya 200 dosis yang diijinkan.” Ungkap Pendeta Thenu.

Menindaklanjuti hal itu, Pendeta Thenu melakukan komunikasi dengan Kompol. dr. Chandra Tanoeisan, Sp. KFR selaku Kepala RS Bhayangkara Ambon, agar kegiatan vaksinasi dapat segera berlangsung.

“Kebetulan hari itu ada perintah dari Kapolda bahwa kalau dari pihak gereja, baik dari Protestan maupun Katolik meminta untuk warganya divaksin itu diterima, lantas arahannya kita diminta untuk membuat surat untuk Kapolda,” imbuhnya.

Hal ini ditanggapi baik oleh Kapolda Maluku dan dalam jangka waktu satu minggu, surat yang dimasukan Majelis Jemaat Rehoboth di disposisi langsung ke pihak Kepala RS Bhayangkara. Kemudian dari pihak gereja menyediakan gedung Gereja Rehoboth sebagai tempat pelaksanaan vaksinasi.

Selanjutnya, agar tidak membuat kerumunan, kegiatan vaksinasi dibagi berdasarkan sektor.

“Dari jam 8.00 WIT, ada sekitar sepuluh sektor, kemudian dilanjutkan lagi jam 10.00 WIT, jam 12.00 WIT, jam 14.00 WIT,” tutur Pendeta Thenu.

Lebih lanjut Pendeta Thenu mengatakan, warga jemaat masih memiliki keraguan memberi diri untuk divaksin, dikarenakan terpengaruh dengan hoax yang mereka dengar dan lihat di media sosial terkait dengan vaksin.

“Melalui Majelis Jemaat di tiap unit dan juga sosialisasi dari Mahasiswa KKN UKIM, sehingga memicu antusias dari warga jemaat untuk mengikuti vaksinasi.

Sebagai KMJ, Pendeta Thenu sarankan agar setiap warga jemaat baik itu pribadi, keluarga, bahkan persekutuan dapat mematuhi protokoler kesehatan. Lebih lanjut Ia mengatakan, kalaupun instruksi Walikota untuk kegiatan ibadah 25% sudah bisa dijalankan di gereja, tetapi untuk kondisi jemaat Rehoboth belum bisa, sebab dalam lingkungan pelayanan ada empat kelurahan, diantaranya Kelurahan Wainitu, Kelurahan Kudamati, Kelurahan Manga Dua, Kelurahan Waihaong. Dari Empat (4) Kelurahan ini, jumlah yang terpapar positif masih tinggi. Sehingga dengan demikian, yang kita harapkan supaya ada langkah-langkah dari badan pembantu pelayanan, untuk melakukan kegiatan-kegiatan dilingkungan masing-masing dengan cara membersihkan lingkungan dengan bekerjasama AMGPM.

Sementara itu, Kompol. dr. Chandra Tanoeisan, Sp. KFR mengatakan, “Kami dari Polda Maluku sangat mengapresiasi inisiatif dari Majelis Jemaat Rehoboth, karena sudah memberikan surat permintaan untuk vaksinasi. Kebetulan untuk Polda Maluku, dalam hal ini RS Bhayangkara Ambon kami diberikan kewenangan untuk melaksanakan vaksinasi ini. Lebih lanjut Ia menjelaskan, dari pusat memang memberikan jatah ke kami 25% dari alokasi vaksin untuk diberikan kepada masyarakat yang ada di Provinsi Maluku, namun animo masyarakat sedikit berkurang. Dengan adanya kegiatan ini mungkin dapat memancing antusias masyarakat,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Kompol. dr. Chandra Tanoeisan, Sp. KFR memberikan himbauan untuk seluruh warga Kota Ambon agar mengikuti vaksinasi.

“Fungsi dari vaksin ini sebenarnya untuk melindungi masyarakat dari virus covid 19, bukan membuat sakit masyarakat. Jadi maksud dan tujuan kami baik. Kemudian dengan adanya kebijakan pemerintah bahwa untuk usia lebih dari 12 tahun sudah bisa divaksin, maka harusnya lebih banyak animo juga yang datang,” tutur Tanoeisan.

Joseph Mantayborbir selaku anggota jemaat dari Sektor Solavide (Rehoboth) yang mengikuti kegiatan vaksin Jemaat Rehoboth mengatakan “Terkait dengan vaksinasi yang dilakukan oleh Majelis Jemaat Rehoboth, merupakan hal yang positif dan pandangan warga terkait vaksinasi yang berkembang di masyarakat dapat terjawab.”

Turut memberikan dukungan bagi kegiatan Vaksin Presisi Jemaat GPM Rehoboth, Pendeta Elifas Tomix Maspaitella selaku Ketua MPH Sinode dan Irjen Pol Drs. Refdi Andri M. Si selaku Kapolda Maluku.

 

Sumber

Previous Resmi Sandang Gelar Doktor, Pendeta Dr. R. Rahabeat Capai Predikat Sangat Memuaskan

Leave Your Comment