Anugerah Ohoijang Mengantarkan Yelim Kepada Umat Katolik Ohoijang

Proses bergereja sesungguhnya lahir dari kehidupan kebersamaan  seluruh masyarakat, bahkan umat beragama lain, yang hidup di sekitar kita. Konteks kehidupan tersebut membentuk cara berteologi yang sesungguhnya, karena menembusi sekat dan ruang keberagaman yang adalah kekayaan religisu bersama.

Hari ini 09 Juni 2021, di kota Tual, bersama seluruh pelayan dan warga Jemaat GPM Anugerah Ohoijang, mengantarkan Yelim (bantuan) kepada saudara kami, Katolik Ohoijang yang akan mentabiskan Gereja Santo Yosep Ohoijang Pada 14 Juni 2021.

Membawakan Yelim bukanlah hal yang baru dalam kehidupan masyarakat Kei. Kegiatan ini dilaksanakan pada saat keluarga atau kerabat seseorang hendak membuat acara syukur di dalam keluarganya, jadi sudah membudaya.

Dalam acara pengantaran Yelim yang dilakukan siang tadi, Oleh Ketua Majelis Jemaat (KMJ) Anugerah, Pdt. G Anakotta dalam Sambutannya dihadapan Pastor dan Umat Paroki Santo Yosef Ohoijang mengatakan, GPM Sebagai Gereja Orang Saudara sudah mempunyai Kewajiban untuk saling membantu dengan agama apapun demi kesejahteraan bersama. KMJ Mengutip Galatia 6:2 “Bertolong-tolonglah menangung bebanmu, supaya kamu memenuhi hukum Kristus”. Dan Karena itu dalam rangkah pentabisan Gedung Gereja Santo Yosef sudah selayaknya GPM (Jemaat GPM Anugerah) hadir bersama-sama dengan Umat Katolik Ohoijang.

Kemudian dalam Sambutannya, Pastor Paroki Ohoijang (Ps.Sandro Letsoin) Mengatakan Bahwa: Mereka tidak pernah menyangkah gereja GPM Anugerah Turut Hadir dan turut memikul tanggung Jawab ini. Iya dan Umat Katolik sangat Berterima Kasih GPM Anugerah Ohoijang.

 

Sumber

Previous Gerakan Memanen dan Menabung Air Hujan di Ternate

Leave Your Comment