Jemaat GPM Rehoboth Santuni Anak Yatim Di Kawasan Waringin Talake

JEMAAT REHOBOTH SANTUNI ANAK YATIM DI KAWASAN WARINGIN TALAKE

Thenu : “Perbedaan Bukan Sekat Untuk Saling Berbagi

Ambon, sinodegpm.org – Memaknai Gereja Protestan Maluku Sebagai Gereja “Orang Basudara”, sekaligus realisasikan program kegiatan Jemaat yang diamanatkan di dalam Rencana Stategis (Renstra) Jemaat GPM Rehoboth tahun 2021-2025, maka Jemaat Rehoboth pada Minggu, (9/5/2021) melakukan aksi pemberian santuan kepada basudara muslim, khususnya bagi anak-anak Yatim Piatu di kawasan Waringin dan Talake. Aksi kepedulian ini sebagai bentuk saling menjaga, berbagi, menghormati, serta mempererat tali silahturahi antara umat Muslim dan Kristen (Waringin/Talake dengan Jemaat Rehoboth) yang sudah tercipta sejak lama.

Ketua Majelis Jemaat GPM Rehoboth, Pdt. Hanny Thenu, S.Th dalam pemberian santuan tersebut mengatakan, sebagai orang basudara Muslim dan Kristen yang hidup bertetangga, haruslan dapat saling berbagi.

“Bukan soal apa dan berapa harga yang diberikan, tetapi hidup berbagi harus menjadi komitmen Gereja yang saling peduli. Karena Jemaat Rehoboth dan Basudara Muslim di kawasan Waringin dan Talake sudah seperti saudara,” jelasnya.

Lanjut Thenu, sejak berakhirnya konflik sosial 20 tahun lalu, sesungguhnya perbedaan bukanlah jarak yang harus memisahkan warga jemaat Rehoboth dan basudara muslim di Waringin dan Taleke, untuk saling berbagi dan menjalin silahturahmi. Karena sesungguhnya GPM adalah Gereja yang menghargai perbedaan, sehingga perbedaan agama bukanlah sebuah penghalang untuk terus peduli dan berbagi.

“Sebagai pimpinan di Jemaat Rehoboth, saya ingin mengajak semua basudara Muslim di Waringin dan Talake agar kita terus membangun silaturahmi, karena hal ini sejiwa dengan komitmen GPM sebagai Gereja Orang Basudara yang sangat menghargai perbedaan sebagai sebuaah anugerah untuk saling melengkapi.” pesan Thenu.

Pembagian santuan ini diberikan kepada 20 anak yatim piatu, berupa paket sembako. Dimana turut dihadiri oleh Ketua RT.003/03 Kelurahan Wainitu, Bpk Iskandar serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama dari Waringin dan Talake.

Sementara yang turut mendampingi Pdt. Hanny Thenu, S.Th masing-masing, Pdt. Lily Picanussa selalu Pendamping Seksi Penataan dan Pengembangan Kelembagaan, Ketua Sub Seksi Pengendali Program, Diaken Ibu D. Tuhumury. Dan Ketua Seksi POS, Penatua Ibu Els Sapulette. (RHBT)

 

Sumber

Previous Mengubah Mental Konsumtif ke Produktif

Leave Your Comment