Home / Jemaat Saunulu

Jemaat Saunulu

Number of View: 0

SEJARAH GEREJA

MASYARAKAT Saunulu berasal dari Orang panted an pegunungan pulau seram yaitu Oran sawele(Roho, Kanike).  Selumena , maraina, Manusela dan diikuti dengan basudara dari Tepa, Kisar, Kei, Tanimbar, Dobo, Ambon Lease, Papua dan bangsa Cina. Nama asli negeri ini adalah g Nu Sapoi Lalin artinya Nyilu. Nama negeri Saunulu adalah SAUNOLU  yang artinya tempat buah merah atau merah, karena ditempat ini banyak pembunuhan dan di takuti atau disegani oleh orang lain. Pada masa itu para leluhur belum beragama mereka menganut agama suku.

Sejarah masuknya injil di Saunulu dimulai dikeluarkannya maklumat atau pengumuman dari Belanda yang menegaskan masyarakat memilih agama, maka banyak orang mengabil keputusanpribadi untuk memeluk agama islam atau Kristen. Termasuk Ketahalila Maoky yang menerima baptisan kudus pertama kali dengan nama Kristen adalah Kundrat artinya Bijaksana. Juga dibaptis Elisabet Tehuayo nama asli Leasi dan banyak Orang lainnya yang memilih memeluk agama Kristen. Baptisan kudus berlangsung di Yaputih pada Tanggal 26 November 1910 oleh Penginjil Yohanis Mahupali.

Untuk mengembangkan tugas pemberitaan inijl maka penginjil dibantu oleh Syamas Yang pertama dalah Daniel. Lekena. Pelembagaan Jemaat Saunolu pada tahun 1943 dengan diangkat majeli jemaat pertama I yaitu : Penatua Daniel. Lekena, Adolof Tehuayo( pitanane), dan Syamas Alfaria. Maoky ( Pasaleka), Yuliana Maoky, dan Marta. Maoky. Pada tahun 1953-1962 perkembangan injil di jemaat ini tertata dengan baik pada masa penginjil Elieser. Wattimena dengan dibukannya Sekolah Rakyat ( SR ) untuk mengajarkan umat . Dan juga perencanaan pembangunan Rumah Ibadah ( Gereja ). Pada masa penginjil Kainama dilakukan pengumpulan bahan-bahan bangunan gereja.

Pembangunan gereja sebagai tempat umat beribadah kepada Allah , maka dilakukan peletakan batu pertama oleh Pdt. M. Frans pada tanggal…………. Dan diresmikan pada tanggal 31 Oktober 1972 oleh Pdt. M. Frans, yang di berinama  GEREJA ELSCHADAI. Gereja ini terbakar saat konflik social pada tanggal 5 Januari 2000. Setelah umat  dan pelayan kembali dari pengungsiaan disepakati membangun kembali gereja ELSCHADAI dengan peletakan batu pertama tanggal 10 Maret 2007 oleh Pdt. Jan. Hattu. S.Th.

  • Para Guru Injil sampai para pendeta yang bertugas di jemaat terperinci sbb:
  1. Guru Injil M. Ilehelu
  2. Guru Injil Nanlohy
  3. Guru Injil Latukolan
  4. Guru Injil Siahaya
  5. Guru Injil Persulessy
  6. Penginjil Berhitu
  7. Penginjil Tahalele
  8. Penginjil Lasamahu
  9. Penginjil Taihitu
  10. Penginjil E. Wattimena
  11. Penginjil Kainama
  12. Penginjil M. Frans
  13. Pendeta Ny. A. Huwae/ Samallo. S.Th
  14. Ny. E. m. alfons/I.S.Th ( Thn 1996-8 Mei 2005)
  15. Jan Hatu.S.Th ( Tggl 8 Mei 2005- 19 Mei 2013 )
  16. Ny. M.M. Picarima/ Siwabessy. S.Si (Mei 2013- sekarang)

 

  • Periodisasi Majelis jemaat yang melayani umat Tuhan :

 

  1. Majelis jemaat I tahun 1939 : Syamas Daniel. Lekena
  2. Majelis jemaat II tahun 1943- 1962 : Penatua: Daniel Lekena, Adolof Tehuayo. Syamas : Alfari. Maoky, Yuliana Maoky, Marta. Maoky.
  3. Majelis Jemaat III Pada masa Pendeta. Kainama ( 1962- 1985 ): Penatua: Godlif. Tehuayo, Albert. Ifaksaksili. Syamas : Max.Oraplean, Pieter. Tehuayo, Agus. Itrambey
  4. Majelis Jemaat IV tahun 1980-1985 : Penatua Piter. Tehuayo, Max. Oraplean, Fredrik. Tehuayo, Nikodemus. Ropena. Syamas : Ny. Nelce. Letlora, Salomina. Tehuayo/I.
  5. Majelis Jemaat V tahun 1985- 1990 : Penatua Korneles. Latuminasse, Pieter. Tehuayo, Max. Oraplean, Nikodemus. Ropena. Diaken : Lambert. Rumlawang, Ny. Salomina. Tehuayo, Soleman. Tehuayo.
  6. Majelis Jemaat VI tahun 1990- 1995 : Penatua : Frans. Maoky, Lambert Rumlawang, Dominggus .Minuk. Diaken : Christina.Lekena, Aihery, Silas. Parety.
  7. Majelis Jemaat VII tahun 1995 – 2000 : Penatua Reinhard. Lelemani, Thomas. Ifaksaksili, Ny. Dora. Rumlawang, Korneles. Wuarlela, Marten. Aihery, Buce. Polnaya. Diaken : Ny. Lea. Rumlawang, Abiot. Lekena, Jefri. Lekena, Mathias. Tehuayo, Natal. Latumenasse, Yulianus. Taliako.
  8. Majelis jemaat Ke VIII tahun 2000-20005 : Penatua : Mathias. Tehuayo, Buce. Polnaya, Yulianus. Taliako, Sem. Tehuayo, Dominggus. Rahangserang. Diaken : Jefri. Lekena, Ny. Kornelia. M. Ifaksaksili/R, Daud. Salakay, Amus, Lelemina, Sancy. Tehuayo, Nikolaus. Lakburawal.
  9. Majelis ke IX tahun 2005- 2010 : Penatua: sem. Tehuayo, Natal. Latuminasse, Ny. Kornelia. M. Ifaksaksili/R, Frans. Maoky, Christian. Maoky, Nikolaus. Lakburawal, Ny. A. Ilelapotoa. Diaken : Ny. Oktovina. Maoky/ k, Yonatan. Orapean, Otniel. Ifaksaksili, Isak. Ilelapotoa, Agustinus. Lekena, Ny. Welhelmina. Tehuayo, Ny. Penina. Hukuna.
  10. Majeli Jemaat X tahun 2010- 2015: Penatua J.B. Tehuayo, Christian. Maoke, Ny. Ance. Renyaan/ Ilelapotoa, Melianus. Dahaklory, Otniel, Ifaksaksili, Klemen. Oraplean. Diaken : Isak. Ilelapotoa, Ny. Welhelmina. Tehuayo, Ferdinandus. Ifaksaksili, Klemens. Lekena, AGUSTINUS. Lekena, Daniel. Kamanas, Ny. Frinke. Lilimau/ H.
  11. Majelis jemaat XI Tahun 2015-2020 : Penatua Melianus. Dahoklori, klemen. Oraplean, Ny. Kornelia. Ifaksaksili/ R, Ny. Oktovina. Maoky/K, Yonatan. Oraplean, Yance. Tehuayo, Yakob. Latumenasse, Diaken: Ifaksaksili, Klemen. Lekena, Yermias. Taliako, Dorteis. Latusuay, Lewi. Rumlawang, Daniel. Kamanasa, Ny. Jeni. Lekena. Hitipeuw.

 

 

  • Ada juga Bister Injil Merupakan Anak Negeri yang melayani umat yaitu :
  1. Ilela
  2. Maoky
  3. Taliako
  4. Samuel . Latusuay
  5. Aihery

 

  • Tuagama yang bertugas di Saunolu yaitu :
  1. Rumlawang
  2. Juni Zakarias
  3. Ifaksaksili
  4. Tehuayo
  5. Ilela
  6. Rumlawang
  7. Maoky
  8. Tehuayo
  9. Ifaksaksili
  10. Lelemina
  11. Lameky
  12. Auratu
  13. Ilelapotoa
  14. Yakoba. Taliako
  15. Lilimau

 

 

  • Selain para Guru Injil dan Para pendeta yang melayani tanggung Jawab dalam jemaat ada juga 5 Vicaris yang melakukan Vicarisnya antara lain :
  1. Timisela
  2. J. Souhaly
  3. Nn. Tres. Pattinama ( Tahun 1996- 1997)
  4. J.A. Luhukay( Tahun 2009-2010)
  5. Vicaris Ny. Julia. Tuapettel. Timisela ( Tahun 2014-2015)

Pada Tanggal 5 Januari 2000 terjadoi tragedy kemanusiaan yang menimpa Jemaat sehingga mengungsi ke petuanan Kamsalama yang didalamnya bergabung jemaat Salamahu dan jemaat Tehoru serta pula berada di petuanan Waihatu yang bergabung beberapa keluarga dari Jemaat Induk dan warga jemaat dari sector saitun Dusun Mangga Dua dalam beberapa kejadian penyerangan yang terjadi di dua wilaya petuanan tersebut sehingga seluruh pengungsi yang berada di wilayah-wilayah petuanan tersebut harus melakukan perjalanan ke jemaat  Piliana, Krena di jemaat Piliana berhadapan dengan persoalan makanan yang tidak mampu menjami begitu banyak orang yang berada disitu maka jemaat saunulu mengambil keputusan untuk melakukan perjalanan ke wilayah utara dengan berjalan kaki.

Sedangkan jemaat salamahu dan Tehoru mengambil keputusan untuk turun ke jemaat Hatu karena berdasarkan informasi ada angkutan akan dating untuk mengangkut mereka ke masohi.

Dari perjalanan yang dilakukan ke utara ( klasis wahai ) pengungsi saunolu untuk beberapa waktu berada bersama dengan jemaat manusela dan maraina tetapi kemudian melakukan perjalanan ke Roho dan Kanike dalam jangka waktu kemudian warga jemaat GPM Saunolu, dan warga Jemaa Sidang Allah. Jemaat Saunulu turun ke Waiputiputi dan Ke Melinani, sedangkan wrga SIDANG Jemaat Allah melakukan perjalanan ke Waipia Watludan.

Kemudian pada tahun 2003 atas upaya yang dilakukan dalam koordinasi dengan Negeri tetangga baik negeri Tehoru, maupun negeri Yaputih maka proses pemulangan dilakukan atas inisiatif sendiri mulai berjalan secara bertahap dan sampai saat ini kehidupan yang dibangun dalam masyarakat yang Prural semakin menunjukan semangat persaudaraan yang rukun.

341 total views, 2 views today