Peluncuran Buku Buya Maarif di Leiden: Warisan untuk Dunia

Number of View: 0
IL News 011/2018

Jakob Tobing (Institut Leimena, President) dan Matius Ho (Institut Leimena, Executive Director) menghadiri peluncuran buku karya Prof. Dr. Ahmad Syafii Maarif dalam bahasa Inggris berjudul “Islam, Humanity and the Indonesian Identity: Reflections on History,” yang didukung oleh Institut Leimena dan diterbitkan oleh Leiden University Press. Acara peluncuran buku ini dilaksanakan di Leiden University, Belanda, pada tanggal 29 Juni 2018.

Kita patut bersyukur bahwa akhirnya buku dari salah satu tokoh intelektual paling terkemuka di Indonesia kini tersedia dalam edisi bahasa Inggris untuk pembaca di Barat. Ini luar biasa, karena karya intelektual dan filsuf Indonesia jarang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Bahkan lebih disayangkan lagi bahwa warisan para intelektual Muslim Indonesia umumnya tidak mendapat perhatian dari sesamanya di belahan lain dunia Muslim. Para intelektual Muslim Indonesia terbiasa menarik ide dan gagasan dari berbagai penjuru dunia, sehingga menghasilkan perspektif-perspektif baru yang kreatif dan berani, demikian disampaikan Dr. Herman Beck dari Tilburg University ketika menyampaikan profil penulis. Pada buku yang diluncurkan tersebut, Dr. Beck turut pula menulis satu bab berjudul “An Introduction to Ahmad Syafii Maarif: The Man and This Book.”

“Sangat senang buku ini terbit karena sangat jarang buku-buku karangan Indonesia tersedia dalam bahasa Inggris, padahal amat dibutuhkan!” hal senada juga disampaikan Prof. Dr. Jan Michiel Otto, mantan Direktur Van Vollenhoven Institute selama 35 tahun, ketika menyampaikan sambutan mewakili Leiden University. Dr. Otto menuliskan Kata Pengantar dalam buku ini. Mengakhiri kata sambutannya, buku pertama kemudian diserahkan oleh beliau kepada Dr. Nikolaos van Dam (Duta Besar Belanda untuk Indonesia, 2005-2010) dan Dr. Din Wahid (Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI di Belanda), yang kemudian juga memberikan kata sambutan.

Prof. Dr. Ahmad Syafii Maarif sendiri menyambut gembira peluncuran buku ini. “Dengan kegigihan Institut Leimena Jakarta, akhirnya terjemahan buku saya, Islam Dalam Bingkai Keindonesian dan Kemanusiaan ke dalam bahasa Inggris, telah rampung dan diluncurkan di Leiden, pada 29 Juni 2018,” tutur beliau (dalam suaramuhammadiyah.id).

Dr. Beck menutup sambutannya dengan menegaskan bahwa walaupun buku ini menyajikan ide dan gagasan pemikiran Dr. Syafii Maarif dalam hal bagaimana menjadi Muslim, menjadi orang indonesia, dan menjadi manusia, dengan fokus konteks indonesia, wawasan ini dapat memberikan inspirasi bagi orang-orang Muslim dan non-Muslim di seluruh dunia.

(Buku dapat diperoleh di: https://www.lup.nl/product/islam-humanity-indonesian-identity/)

3,491 total views, 3 views today

Institut Leimena

Institut Leimena adalah lembaga non profit dengan misi: “Mengembangkan peradaban Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, dan peradaban dunia yang menjunjung tinggi harkat manusia, melalui kerjasama dalam masyarakat yang majemuk.” Kami percaya bahwa nilai-nilai keagamaan merupakan bagian integral sebagai landasan moral, etik, dan spiritual untuk membangun bangsa dan negara Indonesia serta dunia yang lebih baik. Dalam semangat kebersamaan dan kemajemukan, kami berusaha agar para pemimpin agama bersama dengan para pemimpin publik, baik di Indonesia maupun di dunia, dapat bekerjasama dalam mengisi landasan moral, etik dan spiritual tersebut. Hal ini dilakukan dengan senantiasa menghormati dan menjaga keberagaman dan kesetaraan dalam masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.