Bekerjasama Membangun Kewarganegaraan Yang Bertanggung Jawab

Number of View: 0
IL News 005/2018

Seorang anak muda pernah mengajukan pertanyaan kepada kami, “Kenapa kita perlu peduli kepada Indonesia?”. Pertanyaan semacam ini mungkin Anda temukan juga pada orang-orang di sekitar Anda. Itulah sebabnya mengapa kami terus bekerja sama dengan berbagai pihak sampai dengan hari ini, menggaungkan pesan kewarganegaraan yang bertangung jawab, khususnya kepada umat Kristen di Indonesia. Berikut ini adalah beberapa kegiatan kami di akhir Maret 2018 lalu.

Workshop Kebangsaan
(Kerja sama dengan Gerakan Kebangsaan Indonesia)
22-23 Maret 2018

Workshop ini diikuti oleh 21 peserta yang merupakan Pendeta GKI (Gereja Kristen Indonesia) dan aktivis Gerakan Kebangsaan Indonesia. Melalui kegiatan ini, kami memperlengkapi peserta dengan wawasan kebangsaan mengenai tantangan yang mengancam kesatuan dalam keberagaman di Indonesia, intoleransi dan peran gereja dalam menyikapinya, serta strategi dalam menyuarakan pesan-pesan kebangsaan yang menarik dan menempel dalam benak audiens. Tak ketinggalan juga praktik-praktik menjaga keindonesiaan, melalui studi ekskursi ke Mahkamah Konstitusi dan Wahid Foundation.

Savic Ali, dalam sesi “Merawat Indonesia: Realitas dan Tantangan”

Kunjungan ke Mahkamah Konstitusi

Kunjungan ke Wahid Foundation

 

Dialog Kebangsaan: Intoleransi Beragama, Peran Gereja dan Partisipasi Generasi Muda
(Kerja sama dengan Wahana Visi Indonesia)
23 Maret 2018

Dialog kebangsaan ini dihadiri sekitar 40 peserta, yang terdiri dari pendeta, aktivis dan pengurus Wahana Visi Indonesia. Pada kesempatan tersebut, Drs. Jakob Tobing, MPA (Presiden Institut Leimena) menjadi narasumber pada dialog bertema “Intoleransi Beragama”. Beliau menjelaskan mengenai pluralisme Indonesia serta tantangan intoleransi yang kita hadapi saat ini. Matius Ho, MS (Direktur Eksekutif Institut Leimena) turut pula menjadi narasumber pada dialog “Partisipasi Generasi Muda dalam Menciptakan Kehidupan Masyarakat yang Toleran”. Peserta mendapatkan berbagai data aktual mengenai generasi milenial yang dihubungkan dengan partisipasinya dalam merawat keindonesiaan.

4,379 total views, 1 views today

Institut Leimena

Institut Leimena adalah lembaga non profit dengan misi: “Mengembangkan peradaban Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, dan peradaban dunia yang menjunjung tinggi harkat manusia, melalui kerjasama dalam masyarakat yang majemuk.” Kami percaya bahwa nilai-nilai keagamaan merupakan bagian integral sebagai landasan moral, etik, dan spiritual untuk membangun bangsa dan negara Indonesia serta dunia yang lebih baik. Dalam semangat kebersamaan dan kemajemukan, kami berusaha agar para pemimpin agama bersama dengan para pemimpin publik, baik di Indonesia maupun di dunia, dapat bekerjasama dalam mengisi landasan moral, etik dan spiritual tersebut. Hal ini dilakukan dengan senantiasa menghormati dan menjaga keberagaman dan kesetaraan dalam masyarakat.

2 thoughts on “Bekerjasama Membangun Kewarganegaraan Yang Bertanggung Jawab

Leave a Reply

Your email address will not be published.