Pendidikan di Kumul Mesti Mendapat Perhatian

Number of View: 0

[Kumul, sinodegpm.org] – Pendidikan sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat. Sejak dini pendidikan bagi anak-anak haruslah di perhatikan. Anak-anak adalah generasi penerus gereja bangsa dan negara.

Tanggal 20 Mei 2018 adalah moment yang sangat penting di Jemaat Kumul. Sebagai awal kebangkitan pendidikan. Tanggal 20 mei dirayakan sebagai hari Pentakosta sebagai awal lahirnya Gereja dan hari kebangkitan Nasional. Bagi warga GPM Kumul mereka mengenang 31 tahun peresmian Gedung Gereja Imanuel Kumul.

Berdasarkan tuturan beberapa tokoh adat. Sejak masuknya injil sekitar awal tahun 1900-an sudah 2 kali jemaat membangun gereja namun tidak selesai.

Pembangunan Gedung Gereja yang ketiga sejak tahun 1967 baru diresmikan tanggal 20 Mei 1987. Dibutuhkan waktu sekitar 20 Tahun untuk menyelesaikan gedung gereja yang ketiga.

Perkembagan umat yang sangat pesat membuat gedung gereja tidak bisa menampung umat maka di bangun gedung gereja yang baru sejak tahun 2014 dan telah diresmikan tahun 2016. Dan gedung gereja yang baru dibangun di beri nama FILADELPHIA.

Perkembangan pendidikan sangat lemah. Kurangnya tenaga guru sebagai salah satu faktor. Selain itu ada beberapa tenaga guru yang tidak terlalu aktif. Bisa di katakan “Guru Ujian atau Guru Ulangan”.

Murid semakin hari bertambah tenaga guru semakin berkurang untuk mengajar. 1 guru bisa menangani 2 kelas. Untuk Gedung sekolah cukup memadai. Memang wilayah yang sangat jauh dari perkotaan membuat tenaga guru tidak betah.

Perkembangan pendidikan yang tidak berkembang oleh beberapa tokoh adat bahwa merupakan kutukan dari seorang pengijil yang bertugas dikumul saat diculik oleh penjajah Jepang dan sebelum dibunuh ia mengutuk desa Kumul (data masih ditelusuri sebab ada info lain bahwa sang penginjil tdk dibunuh). Oleh tokoh adat bahwa penginjil mengutuk kumul karena ada orang kumul yang menunjuk tempat persembunyian sang penginjil.

Tanggal 20 Mei 2018 di lakukan pencanangan bulan pendidikan sekaligus direalisasikan salah satu program sidang Jemaat ke 10 jemaat kumul yaitu Pendidikan anak di luar jam sekolah yang berlangsung di sore hari. Pencanangan dilakukan saat ibadah perayaan Pentakosta tgl 20 Mei 2018. Namun sebelumnya pada pukul 05.30. Dilakukan peletakan batu alasan Taman Bacaan: DUID ATURSIT. Duid atursit artinya Allah beserta kita-IMANUEL. Nama ini diambil dari nama jemaat kumul sejak awal. Terima kasih juga kepada Tuan Tanah desa kumul untuk memberi tanah bagi pembangunan taman bacaan DUid ATURSIT.

Kami semua tanpa membeda-bedakan Agama, suku. Kami mau bersama-sama membangun pendidikan di desa Kumul. Semoga ke depan Desa ini akan diberkati.

Selamat berjuang bagi anak-anak kumul yang sementara mengikuti ulangan kenaikan kelas. Tetap semangat bagi masa depanmu.

Kami pun mohon dukungan semua pihak untuk perkembangan pendidikan di kumul, yang rela untuk memberikan sumbangan buku untuk taman bacaan DUID ATURSIT KUMUL kami ucapkan terimakasih.

 

Penulis : Pdt.G.Wirta - Ketua Majelis

7,005 total views, 11 views today

Media Center Gereja Protestan Maluku

Media Center GPM Merupakan Sarana Mengkomunikasikan Informasi Tentang Gereja Protestan Maluku Yang Tersebar di Maluku dan Maluku Utara, Bersifat Informatif, Serta Memberikan Pelayanan Pada Publik. Dapat Menghubungi Kami, Mengirim Informasi (berita) Melalui Email : mediacenter.gpm@gmail.com

870 thoughts on “Pendidikan di Kumul Mesti Mendapat Perhatian

Leave a Reply

Your email address will not be published.