Home / GPM Terkini / Dua Anak GPM Meraih Lulusan Terbaik di UKSW

Dua Anak GPM Meraih Lulusan Terbaik di UKSW

Number of View: 0
[Ambon, sinodegpm.org] – Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali mewisudakan para wisudawan pada semua jenjang antara lain; Diploma, Sarjana, Magister dan Doktor di Gedung Balairiung (BU – UKSW) [24/03/2018]. Prosesi dimulai dari lapangan basket UKSW sekitar pukul 08.00 WIB stelah itu menuju BU UKSW.

Semua orang memiliki kesadaran aktif untuk mengembangkan dirinya, menempuh jalur pendidikan menjadi pilihan yang tidak dapat dihindari, bahkan sejak seorang anak masi menjadi janin, orang tua sudah berpikir keras tentang masa depan anak serta pendidikan yang tepat untuknya.

Gereja membutuhkan ketaatan, keteladanan juga sumberdaya manusia yang cerdas emosional, intelektual juga cakap. Pengetahuan selayaknya bekal bagi para Pendeta untuk membedah setiap masalah sosial yang dihadapinya, bukan saja tentang masalah tetapi bagaimana dengan sumberdaya manusia dan  yang baik Gereja dapat mendesain model-model pelayanan yang kritis, kreatif, inovatif serta teologis bagi jemaat Tuhan di GPM.

UKSW kembali memproduksi para Magister Sosiologi Agama, kali ini lulusan terbaik Prodi Sosiologi Agama berasal dari warga Gereja Protestan Maluku (GPM) yaitu Calra Nova Latuny (Pendeta GPM) dan Theovania Matatula (Calon Vikaris GPM).

Tiga orang muda (Theovania Matatula, Grace Yuliandri Malaihollo, dan Aprilia Chrisma Haurissa) yang sementara mengikuti proses seleksi Vikaris di GPM telah menyelesaikan studinya secara baik. April dan Grace berhasil menyelesaikan studinya sesuai target dengan capaian yang memuaskan sekalipun mereka tidak memperoleh IPK 4.00 tetapi kerja keras dan semangatnya telah mengantarkan mereka menjadi sosok magister.

Sesuai database UKSW,  mencatat para pendeta GPM yang terdahulu juga pernah meraih lulusan terbaik dengan IPK yang memuaskan, prestasi tersebut masih dapat dipertahankan hingga kini.

Theovania Matatula, lelaki kelahiran Ambon, 2 Maret 1994 berasal dari keluarga Pendeta di GPM. Theo lulus dari Program Studi Magister Sosiologi Agama UKSW dengan meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4.00, dalam kesehariannya Theo boleh dikatakan seorang gamers yang senang akan ilmu sosial dan filsafat, dengan keseriusan itu Theo menggagas tesisnya bertajuk Teologi Orang Basudar “Rancang Bangun Teologi Lokal GPM” dan menyelesaikan studi S2 selama satu tahun dua bulan.

Aprilia Chrisma Haurissa, perempuan kelahiran Ambon, 1993 yang gemar akan membaca dan menekuni bidang ilmu sosial dan budaya, menggarap Tesisnya dengan judul Vuut Ain Mehe Ngivun Manut Ain Mehe Tilur yang artinya dari satu telur ikan dan dari satu telur unggas atau ayam, semua asalnya satu dan semua bersaudara. April menyelesaikan studi s2 kurang lebih satu tahun empat bulan dengan IPK 3, 86.

Grace Yuliandri Malaihollo, perempuan kelahiran 11 Juli 1993 yang hobi bernyanyi, sapaan akrabnya adalah Grace. Grace gemar pada bidang keilmuan Pastoral hingga menggagas Tesis dengan judul Tiga Batu Tungku Untuk Meningkatkan Kerjasama Lembaga Gereja, Adat, dan Pemerintah Dari Pendekatan Konseling Pastoral dan Masyarakat di Nuruwe. Grace menyelesaikan studi Magister Sosiologi Agamanya dengan waktu tempuh satu tahun empat bulan dengan IPK 3,79.

Carla Nova Latuny adalah pendeta perempuan GPM sebelum melanjutkan  studi iya melayani sebagai Pendeta di dua jemaat, pertama di Jemaat GPM Rumngeur, kedua di Adodo Fordata Klasis Tanimbar Utara. Kurang lebih delapan tahun Nova telah melayani sebagai pendeta sebelum iya melanjutkan studi pada jenjang S2. Pengalaman berjamaatnya membuat analisis pastoralnya kian meruncing hingga menulis Tesisnya tentang Tunjuitam – Kedukaan Go Publik di Jemaat Galala – Hative Kecil. Perempuan yang biasa mengisi waktu luangnya dengan membaca meraih IPK 4, 00 dengan lama tempuh studi satu tahun satu bulan.

Menjadi lulusan terbaik adalah idaman semua orang, kerja keras, kesetiaan serta komitmenlah yang mengantarkan kita meraih semuanya. Luapan kebahagiaanpun tercurah melalui paras cantik dan ganteng mereka, saat nama mereka disebut untuk menerima ijasah dan naik  dipodium yang terhormat.

Keberhasilan mereka berkat dukungan keluarga dan orang-orang terkasih yang selama ini menmberikan semangat serta motifasi dan dukungan penuh. Mereka menerima gelar baru sekaligus menambahkan sejuta kebahagiaan dihati orang tua dan orang terkasih.

Ilmu yang telah diperoleh dengan segudang pengalaman dan prestasi kelak akan mereka aplikasikan pada ruang kerja dan keahlian masing-masing untuk membangun GPM diberbagai bidang dalam konteks gereja pulau-pulau yang ada di Kepulauan Maluku dan Maluku Utara.

 

 

23,035 total views, 1 views today

About Media Center Gereja Protestan Maluku

Media Center GPM Merupakan Sarana Mengkomunikasikan Informasi Tentang Gereja Protestan Maluku Yang Tersebar di Maluku dan Maluku Utara, Bersifat Informatif, Serta Memberikan Pelayanan Pada Publik. Dapat Menghubungi Kami, Mengirim Informasi (berita) Melalui Email : mediacenter.gpm@gmail.com

Check Also

Maluku Barat Daya Tidak Terkena Dampak Gempa Lombok

Number of View: 0[Ambon, sinodegpm.org] – Kami menyampaikan kepada semua pihak tentang jarak antara Pulau …

3 comments

  1. Very interesting points you have observed, appreciate it for posting. “What is harder than rock, or softer than water Yet soft water hollows out hard rock. Persevere.” by Ovid.




    0



    0
  2. I like this post, enjoyed this one appreciate it for putting up.




    0



    0
  3. Hey very nice site!! Man .. Beautiful .. Amazing .. I will bookmark your site and take the feeds also…I’m happy to find numerous useful info here in the post, we need work out more techniques in this regard, thanks for sharing. . . . . .




    0



    0

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WordPress spam blocked by CleanTalk.