Home / GPM Terkini / Kado HUT GPM Ke 82 : Ebenhaezer Romance Choir’ Raih Medali Emas Diajang Internasional

Kado HUT GPM Ke 82 : Ebenhaezer Romance Choir’ Raih Medali Emas Diajang Internasional

Number of View: 0

[Ambon, sinodegpm.org] – Orang Maluku atau orang Ambon, boleh dikatakan, terkenal dengan istilah “gudang penyanyi”, dan ungkapan itu tentu beralasan karena orang Maluku atau orang Ambon suka bernyanyi, dan beberapa diantaranya telah menjadi penyanyi nasional, bahkan internasional. Jadi istilah tersebut bukan isapan jempol semata.

Terkait hal tersebut, Ebenhaezer Romance Choir (ERC) merupakan paduan suara besutan Jemaat GPM Ebenhaizer Skip Kalsis Kota Ambon. Nama Ebenhaezer sendiri dipilih untuk mengidentitaskan jati-diri mereka sebagai jemaat GPM di Skip.

Pada Minggu 03 Septenber 2017, ERC manggung di Sulawesi utara-Manado. Tepatnya di Cantat International Choir Competition 2017′, Sintesa Peninsula Hotel.

Penampilan ERC sungguh menjadi kebanggaan GPM secara umum dengan meraih medali emas (Gold) B dengan total nilai 86,05, dari kategori Mix Open Category.

Dalam perlombaan tersebut, dihadiri beberapa dewan juri yang berpengalaman dan sangat profesional. Mereka berjumlah 10 orang yang terdiri dari para komposer dunia dari Amerika Serikat, Filandia, Filipina, Singapura, Afrika Selatan, Taiwan, Jepang, Latvia, Thailand dan Indonesia. Dewan juri sendiri memberi beberapa kategori bagi para pemenang, dan ERC ditunjuk memperoleh kemenangan Gold B pada ajang bergengsi yang berlangsung di Manado itu.

Kemenangan atau prestasi Medali emas yang diraih oleh ERC, boleh dibilang, sekaligus menjadi kado terindah bagi Gereja Protestan Maluku di usia Ke – 82 Tahun (6 September 1935-2017).

Uniknya Kado yang diberikan oleh ERC berupah prestasi pada level gerejawi Internasional. Tentu saja, melalui ERC nama GPM melambung dari sisi tarik suara, dan hal itu sungguh memukau.

Akan tetapi, di balik prestasi yang diperoleh oleh ERC, sungguh, hanya dengan persiapan yang dilakukan selama dua bulan saja. Waktu yang cukup pendek.

Itulah ERC yang tidak hanya bekerja keras namun mereka telah menjadi satu keluarga melalui Padua Suara gereja. Kekompakan serta disiplin telah mengantarkan mereka meraih medali emas adalah hal yang patut menjadi teladan. Tentunya Doa Para Majelis Jemaat Ebenhaezer Skip serta anggota Jemaat tak surut untuk menyempurnahkan kemenangan ERC.

“ERC berkembang dalam tantangan, tapi pada akhirnya melalui kemurahan Tuhan kami bisa membawa pulang kado terindah bagi hari ulang tahun GPM yang ke 82 pada 6 September, sekaligus Hari jadi kota Ambon pada 7 September. Ini keberhasilan kita semua untuk GPM dan kota Ambon tercinta,” ungkap pembina ERC, Rooy J Tuhumury saat berada di kantor Media Center GPM.

ERC sendiri dilatih oleh Pendeta Sammy Marthino Redjo. Redjo sendiri adalah seorang master teologi, jebolan Universitas Kristen Indonesia Maluku. Ia berpengalaman dalam bidang tarik suara, dan ia juga tergabung dalam beberapa paduan suara gerejawi, salah satunya adalah PS UKIM.

Kembali pada ERC, dengan kesiapan yang hanya cukup pendek, atau dalam jangka waktu dua bulan itu, serta dibekali dengan suatu tekat yang kuat, tidak salah jika rasa percaya diri ERC begitu menggelora untuk merebut medali emas.  ERC terdiri dari 38 orang penyanyi dan 14 orang pendamping.

“ERC dalam kerendahan hati selalu memuji Tuhan tanpa peduli apa yang menjadi kendala, dan itulah modal semangat bagi ERC. Selama itu, ERC mempersembahkan apa yang selama ini ERC punya, meletakannya di mesbah yang kudus (Panggung Lomba), dan dengan begitu, Tuhan memberikan hadiah setimpal bagi ERC. ERC sendiri memiliki motto: “Melayani lebih sungguh”. Setara dengan motto tersebut, Redjo mengungkapkan, ERC terus dan terus akan selalu melayani Tuhan dalam Nyanyian.

Di sisi lain, seorang anggota ERC bernama August Peter Manuhutu menyatakan rasa kebahagiaannya, “Kedisiplinan dalam latihan adalah kunci sukses kami. Saya bangga sekali bisa ada di ajang internasional sehebat Catat International Choir di Manado kemarin. Kami jadi makin percaya diri bisa ada di ajang sehebat itu. Terima kasih buat pembina kami Pak Rooy dan juga pelatih Pak Sammy. Ini kado kami bagi HUT GPM”.

Siapa yang tidak berbahagia atau berbangga hati jika meraih prestasi pada kompetisi apapun, apalagi ERC membanggakan pada ajang Internasional yang telah meraih Medali Emas.

Dari kesemuaannya itu, Ketua Majelis Jemaat Ebenhaezer Skip, Pdt. Godlief Koritelu pun mengatakan, “kami merasa bangga dengan keberhasilan ERC yang telah mewakili GPM atau Jemaat Ebenhaezer Skip Klasis Kota Ambon di ajang Internasional dengan prestasinya telah mengharumkan nama GPM.

ERC adalah aset bagi kami yang harus dikembangkan kreatifitasnya, agar kali yang lain dapat terlibat pada ajang serupa dimanapun berlangsung, ERC menunjukan jati dirinya sebagai persekutuan yang dapat mengelolah potensi masing-masing yang telah dikolaburasi melalui ERC” Tegas Ketua Majelis Jemaat Ebenhaezer Skip tersebut dengan rasa bahagia serta bangga.

 

12,319 total views, 1 views today

About Media Center Gereja Protestan Maluku

Media Center GPM Merupakan Sarana Mengkomunikasikan Informasi Tentang Gereja Protestan Maluku Yang Tersebar di Maluku dan Maluku Utara, Bersifat Informatif, Serta Memberikan Pelayanan Pada Publik. Dapat Menghubungi Kami, Mengirim Informasi (berita) Melalui Email : mediacenter.gpm@gmail.com

Check Also

Science Film Festival Teknologi Masa Depan 2017 Akan Berlangsung Di Ambon

Number of View: 0[Ambon, sinodegpm.org] Science Film Festival dari Goethe-Institut akan dilaksanakan secara nasional di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *