Home / Institut Leimena / Refleksi Hidup Berbangsa: Kiranya Tuhan Tersembunyi Gembira!

Refleksi Hidup Berbangsa: Kiranya Tuhan Tersembunyi Gembira!

Number of View: 0

Paulus, dalam khotbahnya di Kisah Para Rasul, menjelaskan: “….Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku….” (Kisah Para Rasul 13:22)  Jelas….!!  Daud berkenan di hati Tuhan..!!  Mau tahu penyebabnya??!!  Ini dia..!!  “Demikianlah Daud telah memerintah atas seluruh Israel, dan menegakkan keadilan dan kebenaran bagi seluruh bangsanya.”                 (1 Tawarich 18:14)  Menegakkan kebenaran dan keadilan selaras dengan hati TUHAN…!! Inilah yang harus diupayakan sepenuhnya oleh setiap pemimpin bangsa di semua tingkatan.

Anda terpanggil menjadi pemimpin bangsa di Indonesia…??!!  Tegakkan kebenaran dan keadilan dengan berpedoman kepada Pancasila dan UUD 1945. Ingat…Pancasila dan UUD 1945 adalah anugerah Tuhan bagi bangsa kita..!! Ayo…kita pahami dan laksanakan..!!  Kalau itu terjadi, tidak hanya seluruh bangsa Indonesia tersenyum senang, tetapi terlebih lagi, Tuhan akan tersenyum gembira karena keadilan dan kebenaran ditegakkan.  Rindu terjadi???  Perjuangkan…dan pantang menyerah..!! Mau..?? (BHS)

4,231 total views, 1 views today

About Institut Leimena

Institut Leimena adalah lembaga non profit dengan misi: “Mengembangkan peradaban Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, dan peradaban dunia yang menjunjung tinggi harkat manusia, melalui kerjasama dalam masyarakat yang majemuk.” Kami percaya bahwa nilai-nilai keagamaan merupakan bagian integral sebagai landasan moral, etik, dan spiritual untuk membangun bangsa dan negara Indonesia serta dunia yang lebih baik. Dalam semangat kebersamaan dan kemajemukan, kami berusaha agar para pemimpin agama bersama dengan para pemimpin publik, baik di Indonesia maupun di dunia, dapat bekerjasama dalam mengisi landasan moral, etik dan spiritual tersebut. Hal ini dilakukan dengan senantiasa menghormati dan menjaga keberagaman dan kesetaraan dalam masyarakat.

Check Also

Refleksi Hidup Berbangsa: Memanipulasi Sistem Hukum

Number of View: 0Raja Ahab dari Israel mengingini kebun anggur Nabot, tetangganya.  Atas nasihat Izebel, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress spam blocked by CleanTalk.