Home / Institut Leimena / Refleksi Hidup Berbangsa: Politik Berkedok Agama.. Ahh!

Refleksi Hidup Berbangsa: Politik Berkedok Agama.. Ahh!

Number of View: 0

Raja Rehabeam (raja Yehuda) memerintah di Yerusalem dan raja Yerobeam (raja Israel) memerintah di Samaria.  Ada persaingan politik di antara keduanya yang menimbulkan keputusan politik yang berkedok agama: “Maka berkatalah Yerobeam dalam hatinya: “…. Jika bangsa itu pergi mempersembahkan korban sembelihan di rumah TUHAN di Yerusalem, maka….  mereka akan membunuh aku dan akan kembali kepada Rehabeam, raja Yehuda.”  Sesudah menimbang-nimbang, maka raja membuat dua anak lembu jantan dari emas…..”  (1 Raja-raja 12:26-28)  Alasan raja Yerobeam membangun lembu emas untuk disembah orang Israel adalah murni demi kepentingan politik.

Ternyata alasan agama yang digunakan untuk kepentingan politik sudah terjadi sekitar 3000 tahun yang lalu yha…??!!  Kalau agama dipakai untuk kepentingan politik….., rusak dech NKRI..!!  Sadaaar…. sadaaaaar..!!! (BHS)

1,987 total views, 156 views today

About Institut Leimena

Institut Leimena adalah lembaga non profit dengan misi: “Mengembangkan peradaban Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, dan peradaban dunia yang menjunjung tinggi harkat manusia, melalui kerjasama dalam masyarakat yang majemuk.” Kami percaya bahwa nilai-nilai keagamaan merupakan bagian integral sebagai landasan moral, etik, dan spiritual untuk membangun bangsa dan negara Indonesia serta dunia yang lebih baik. Dalam semangat kebersamaan dan kemajemukan, kami berusaha agar para pemimpin agama bersama dengan para pemimpin publik, baik di Indonesia maupun di dunia, dapat bekerjasama dalam mengisi landasan moral, etik dan spiritual tersebut. Hal ini dilakukan dengan senantiasa menghormati dan menjaga keberagaman dan kesetaraan dalam masyarakat.

Check Also

Refleksi Hiudp Berbangsa: Senantiasa Bersih, Mungkinkah?

Number of View: 0Nabi Samuel sudah tua dan rekam jejaknya sudah panjang.  Dia menantang bangsa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress spam blocked by CleanTalk.