Home / Institut Leimena / Refleksi Hidup Berbangsa: Mau Repot Menolong Orang Lain?

Refleksi Hidup Berbangsa: Mau Repot Menolong Orang Lain?

Number of View: 0

Kapan seseorang disebut sesama bagi orang lain? Jawabnya ada di cerita Perumpamaan Orang Samaria yang baik hati.  Orang Samaria itu koq mau-maunya repot menolong orang Yahudi yang menganggapnya rendah..!??!!  Apa rahasianya…??  Ini dia: “…dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan.” (Lukas 10:33)  Inilah rahasianya..!!

Belas kasihan kepada orang lain bersifat non-diskriminatif, inklusif, dan merangkul semua. Ia melintasi batas-batas SARA. Sejalan dengan Pancasila, belas kasihan akan menjadikan manusia yang adil dan beradab. Indonesia butuh orang-orang yang berbelas kasihan.  Andakah orangnya??? Angkat tangan anda…kalau i yha…!!!  (BHS)

4,240 total views, 3 views today

About Institut Leimena

Institut Leimena adalah lembaga non profit dengan misi: “Mengembangkan peradaban Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, dan peradaban dunia yang menjunjung tinggi harkat manusia, melalui kerjasama dalam masyarakat yang majemuk.” Kami percaya bahwa nilai-nilai keagamaan merupakan bagian integral sebagai landasan moral, etik, dan spiritual untuk membangun bangsa dan negara Indonesia serta dunia yang lebih baik. Dalam semangat kebersamaan dan kemajemukan, kami berusaha agar para pemimpin agama bersama dengan para pemimpin publik, baik di Indonesia maupun di dunia, dapat bekerjasama dalam mengisi landasan moral, etik dan spiritual tersebut. Hal ini dilakukan dengan senantiasa menghormati dan menjaga keberagaman dan kesetaraan dalam masyarakat.

Check Also

Refleksi Hidup Berbangsa: Jangan Lupa Diri!

Number of View: 0Rehabeam, anak Salomo, menjadi raja pertama di Israel Selatan (kerajaan Yehuda) setelah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress spam blocked by CleanTalk.