Home / Institut Leimena / Refleksi Hidup Berbangsa: Ironi Agama?

Refleksi Hidup Berbangsa: Ironi Agama?

Number of View: 0

Sebelum bangsa Israel memasuki Tanah Kanaan ribuan tahun yang lalu, Musa memberi nasihat: “Ingatlah, aku telah mengajarkan ketetapan dan peraturan kepadamu,….Lakukanlah itu dengan setia, sebab itulah yang akan menjadi kebijaksanaanmu dan akal budimu di mata bangsa-bangsa…. ” (Ulangan 4:5-6).  Bangsa Israel diajar untuk menjadi bangsa yang bijak dan berakal budi dengan melakukan ketetapan TUHAN.

Inilah esensi dari agama bagi perkembangan suatu bangsa.  Mestinya sich….agama itu membuat suatu bangsa jadi lebih bijak dan lebih berakal budi. Eeeh… yang terjadi  sekarang ini…..agama malah membuat bangsa lebih biadab dan tidak berakal budi.  Ironis yha…!!!  Jadi bagaimana dong…??!  Mari kita usahakan, seperti yang dikatakan Sukarno di pidato 1 Juni 1945, marilah kita berkeTuhanan yang berkebudayaan…!!  Mungkinkah..??!! (BHS)

1,774 total views, 0 views today

About Institut Leimena

Institut Leimena adalah lembaga non profit dengan misi: “Mengembangkan peradaban Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, dan peradaban dunia yang menjunjung tinggi harkat manusia, melalui kerjasama dalam masyarakat yang majemuk.” Kami percaya bahwa nilai-nilai keagamaan merupakan bagian integral sebagai landasan moral, etik, dan spiritual untuk membangun bangsa dan negara Indonesia serta dunia yang lebih baik. Dalam semangat kebersamaan dan kemajemukan, kami berusaha agar para pemimpin agama bersama dengan para pemimpin publik, baik di Indonesia maupun di dunia, dapat bekerjasama dalam mengisi landasan moral, etik dan spiritual tersebut. Hal ini dilakukan dengan senantiasa menghormati dan menjaga keberagaman dan kesetaraan dalam masyarakat.

Check Also

Refleksi Hidup Berbangsa: Diskriminatif Karena Nggak Suka….

Number of View: 0Yunus diperintahkan TUHAN untuk memperingatkan orang Niniwe atas kejahatan mereka.  “Tetapi Yunus …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress spam blocked by CleanTalk.