Home / Institut Leimena / Refleksi Hidup Berbangsa: Memperkuat Persatuan Bangsa

Refleksi Hidup Berbangsa: Memperkuat Persatuan Bangsa

Number of View: 0

Pada peristiwa Menara Babel, seluruh penduduk bumi adalah satu bangsa dan satu bahasa. Hanya saja, mereka bersepakat untuk menentang TUHAN: “Marilah kita membuat batu bata….Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota…., dan marilah kita cari nama,….” (Kejadian 11:3-4)  Mereka ingin berkumpul dan cari nama sedangkan TUHAN mau mereka memenuhi bumi dan menaklukkannya (Kejadian1:28).   Rupanya nich yee…kalau persatuan bangsa dan bahasa tidak digunakan di jalan Tuhan, ternyata nggak baik yha…!!  Makanya terang Tuhan harus dibawa ke ruang publik sehingga persatuan bangsa dan bahasa jadi sehat, baik dan kuat.

Ayo kita bawa terang Tuhan untuk perkuat satu nusa, satu bangsa, satu bahasa….!!!  Bagaimana caranya?!…. Kalau dagang, kerja kantor, kerja pabrik, nulis di koran, ngajar, jadi pejabat, jadi polisi, aktif di medsos, dsb.,….lakukan dalam kebenaran!!  Tuhan akan perteguh persatuan bangsa kita…Mau…???!!! (BHS)

2,011 total views, 0 views today

About Institut Leimena

Institut Leimena adalah lembaga non profit dengan misi: “Mengembangkan peradaban Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, dan peradaban dunia yang menjunjung tinggi harkat manusia, melalui kerjasama dalam masyarakat yang majemuk.” Kami percaya bahwa nilai-nilai keagamaan merupakan bagian integral sebagai landasan moral, etik, dan spiritual untuk membangun bangsa dan negara Indonesia serta dunia yang lebih baik. Dalam semangat kebersamaan dan kemajemukan, kami berusaha agar para pemimpin agama bersama dengan para pemimpin publik, baik di Indonesia maupun di dunia, dapat bekerjasama dalam mengisi landasan moral, etik dan spiritual tersebut. Hal ini dilakukan dengan senantiasa menghormati dan menjaga keberagaman dan kesetaraan dalam masyarakat.

Check Also

Refleksi Hidup Berbangsa: Diskriminatif Karena Nggak Suka….

Number of View: 0Yunus diperintahkan TUHAN untuk memperingatkan orang Niniwe atas kejahatan mereka.  “Tetapi Yunus …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress spam blocked by CleanTalk.