Home / GPM Terkini / Gambaran Umum Perjalanan Menuju Tiga Agenda Besar Gerejawi

Gambaran Umum Perjalanan Menuju Tiga Agenda Besar Gerejawi

Number of View: 0

SinodeGPM.Org  6 November 2013, Walakone

 

Tiga Agenda Gerejawi ini akan segera digelar pada bulan November 2013 di Klasis GPM taniwel. Tiga agenda besar tersebut adalah MPP Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku, Raker YPPK, dan Sidang Sinode MPL Ke – 35.  Oleh sebab itu dapat digambarkan perjalanannya sebagai berikut.

Para peserta sidang akan menempuh laut dengan menggunakan jasa penyeberangan Very dari desa Liang menuju  pelabuhan waipirit, jarak yang ditempuh membutuhkan 01.30 menit.

Jarak dari Pelabuhan Wipirit menuju tempat MPP di Mornaten dapat ditempuh dengan membutuhkan kurang lebih 03-04 Jam. Di pelabuhan Waipirit peserta persidangan dapat makan dan minum kopi sejenak pada rumah makan yang ada di pelabuhan tersebut untuk kemudian melakukan perjalanan ke Jemaat GPM Mornaten selaku Tuan Rumah MPP. Perjalanan yang ditempuh melewati jalanan beraspal yang datar dan juga menanjak didalam perjalanan para peserta sidang masi dapat  terhubung dengan jaringan Telekomunikasi (SMS dan Telepone) beserta jaringan Internet, bagi yang menggunakan kendaraan beroda empat dapat berinternet dengan SmartPhone masing-masing sebab jarak di tempuh juga cukup lama. Namun dalam perjalanan tersebut ada sedikit tantangan pada jalanan yakni patahan-patahan jalanan aspal kurang lebih 35 KM para peserta sidang akan melewati hutan belantara Pulau Seram, akan sedikit terganggu karena layanan komunikasi beserta internetnya karena jarak 35 KM tersebut jaringan telah offline. Setelah jarak tempuh 35 KM telah dilalui maka tibahlah di tempat Persidangan MPP AMGPM di Mornaten yang adalah Jemaat pertama di bawah Klasis GPM Taniwel. Jemaat GPM Mornaten juga tidak seluruhnya terkoneksi dengan jaringan komunikasi (SMS dan Telephone) beserta Internet, namun ada wilayah-wilayah tertentu yang dapat dijangkau seperti pinggiran pantai mornaten.

Pada Agenda kedua Yakni Rapat Kerja YPPK yang akan digelar di Jemaat GPM Buria dimana Jemaat GPM Buria juga masih berada pada Wilayah Klasis GPM Taniwel. Untuk menempuh Jemaat GPM Buria  kurang lebih 2 Jam waktu tempuhnya. Dengan tantangan terbesar adalah jalanan yang tidak normal (jalanan rusak parah). Peserta akan melewati beberapa jemaat  untuk tiba di Jemaat GPM Buria. Jemaat GPM Uwet adalah jemaat penghubung menuju Jemaat GPM Buria, jalanan datar aspal normal kurang lebih 10 KM tanjakan beraspal normal dan kemudian akan diperhadapkan dengan jalanan yang rusak parah. Sehingga untuk menempuh samapi ke Buria tidak dibolehkan menggunakan kendaraan pada umumnya seperti Mobil Avansa, Xenia, Honda Jazz dan Angkutan Umum. Sebab jalanan rusak total, kendaraan yang dapat menempuh jarak tersebut biasanya menggunakan kendaraan roda empat seperti open cap, Rangger, Fortuner yang adalah mobil-mobil yang di design untuk medan-medan menantang (jalanan rusak total) sehingga dapat dijamin para peserta dapat dengan nyaman hingga tiba di Jemaat GPM Buria.

Pada Agenda Ketiga yaitu Persidang MPL Sinode GPM Ke – 35 yang akan digelar di Jemaat GPM Uwen Gabungan yang terdiri dari lima negeri didalam satu Jemaat, meliputi Uwen Panati, Tounusa, Solea, Musihuwey, dan Waraloin. Dimana Ketua Majelis Jemaatnya adalah Pdt.Ruben.Nunuela,S.Th dan Penghentar Jemaat Pdt.Kastella.Gala,S.Th. Untuk menempuh jarak dari Taniwel Kota – Uwen Gabungan, dapat ditempuh kurang lebih 1-2 jam dimana ada beberapa tantangan perjalanan yakni melewati sungai Kaputi di daerah Jemaat GPM Uwet. Karena jembatan Kaputi telah putus disebabkan sungai yang mengalir deras mematahkan jembatan beton tersebut. Sehingga peserta persidangan harus menempuh sungai yang mengalir. Yang menjadi tantangan adalah jika hujan deras turun makan volume air naik maka peserta persidangan tidak dapat menempuh perjalanan ke Ugab (Uwen-Gabungan) maka jalur alternative yang akan ditempuh yaitu menggunakan Speed (kenderaan laut) menuju jemaat GPM Hulung. Kemudian dilanjutan lagi perjalanan dari hulung ke ugab. Perjalanan  ditempuh banyak melewati jembatan-jembatan darurat yang terbuat dari pohon kelapa dan beberapa jembatan dibuat dari kayu keras. Serta jalanan yang juga banyak kerusakannya namun jalanannya masih lebih baik dari jalan menuju Buria. Sebab dapat ditempuh menggunakan kendaraan bermotor. demikianlah gambaran umum yang dapat kami laporkan.

1,851 total views, 1 views today

About Media Center Gereja Protestan Maluku

Media Center GPM Merupakan Sarana Mengkomunikasikan Informasi Tentang Gereja Protestan Maluku Yang Tersebar di Maluku dan Maluku Utara, Bersifat Informatif, Serta Memberikan Pelayanan Pada Publik. Dapat Menghubungi Kami, Mengirim Informasi (berita) Melalui Email : mediacenter.gpm@gmail.com

Check Also

Science Film Festival Teknologi Masa Depan 2017 Akan Berlangsung Di Ambon

Number of View: 0[Ambon, sinodegpm.org] Science Film Festival dari Goethe-Institut akan dilaksanakan secara nasional di …

2 comments

  1. Pdt Rudy Rahabeat

    Terima kasih Vikaris MIM atas infonya yang membantu. Ini patut dijempolin karena vikaris punya prakarsa bantu Panpel. Mantap tenan…maju terus dan kreatif…




    0



    0
  2. Vemmy.Wattimury

    Klasis GPM Taniwel dan Jemaat Uwen Gabungan berhasil menjadi tuan rumah yang baik,dalam menyelenggarakan Sidang MPL Sinode GPM ke-35.




    0



    0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *