Home / Honitetu / Sejarah Singkat Jemaat GPM Honitetu

Sejarah Singkat Jemaat GPM Honitetu

Number of View: 0

Oleh : Pdt. M. O. Tapilouw, S.Si (Ketua Majelis Jemaat)

Dengan berakhirnya perang Alifuru Honitetu melawan Kompeni Belanda, maka berakhirlah masa lalu Honitetu memasuki episode baru dalam keyakinan atau kepercayaan.

Pastori & Gereja
(Foto Pdt. M. O. Tapilouw, S.Si)

Sejarah terbentuknya Jemaat GPM Honitetu berawal Pada tanggal 29 Oktober 1919 ketika dilaksanakannya baptisan pertama oleh Pendeta dari Piru, w.g. Y. L. Moens atas 12 orang, diantaranya Wiliam Lattu yang pada waktu itu sebagai Raja Honitetu ke XII, tanggal tersebut sekaligus merupakan momen baru terbentuknya Jemaat GPM Honitetu[1].

Setelah benih injil mulai bertumbuh di Honitetu, maka mulai dibangunnya Gedung Gereja Pertama dipimpin oleh Johanis Manuhuttu (Tete Nani) sebagai kepala tukang Pembangunan Gedung Gereja Tua Jemaat GPM Honitetu sekaligus membantu pelayanan Pekabaran Injil pada masa awal berdirinya Jemaat Honitetu ketika mengalami kekosongan Penginjil/Pendeta. Dalam perjalanan sejarah, Gedung Gereja Tua tersebut akhirnya rusak  pada masa perang dunia ke-II[2].

Sesuai daftar Baptisan Jemaat GPM Honitetu dari Tahun 1919-1928, perkembangan jumlah anggota baptis sangat meningkat; yaitu sebanyak 203 orang, termasuk didalamnya ada beberapa warga jemaat tetangga diantaranya: Rambatu, Rumberu, Ahiolo, Lohiatala, Malilia dan Hukuanakota. Sejalan dengan itu, ditemukan pula bahwa setelah baptisan pertama yang dilakukan oleh Pendeta Y. L. Moens, selanjutnya pelayanan baptisan dilakukan oleh Pendeta Jonathan Holle pada tanggal 13 April 1924 yang dikenal sebagai “Inlandech Leeraar Honitetoe”.

Awal pertumbuhan Injil di Honitetu sekaligus terbangunnya semangat pekabaran Injil yang cukup kuat, terlihat dari tertatanya hubungan persaudaraan, hidup gotong royong, dan tidak terkontaminasi dengan aliran gereja lainnya[3]. Namun, ketika jemaat honitetu mengalami perkembangan dari berbagai segi kehidupan (ekonomi, pendidikan, politik dll); turut mempengaruhi semangat kerohanian seluruh warga jemaat GPM Honitetu dalam menunjang berbagai upaya penataan pelayanan gereja yang telah dan sedang dikembangkan  dalam jemaat.

Dalam menjawab dinamika bergereja setelah rusaknya Gedung Gereja Tua, maka upaya untuk membangun Gedung Gereja baru yang permanen dilaksanakan pada Tahun 1970[4],  tetapi karena keterbatasan dana maka baru diresmikan pada tahun  1984[5].

Berikut ini nama-nama penginjil dan pendeta yang pernah melayani di jemaat GPM Honitetu juga Penatau (Wakil Ketua Majelis Jemaat) yang memegang kendali pelayanan ketika Jemaat GPM Honitetu mengalami kekosongan Pendeta, diantaranya:

NO

NAMA-NAMA PENGINJIL/PENDETA

NO

NAMA-NAMA PENGINJIL/PENDETA

1.

Penginjil Jonatan Holle ± Tahun 1924[6]

14

Penginjil Isak Salamoni  Tahun 1969-1975 : Peltakan batu pertama pembangunan gedung gereja

2.

Penginjil .P.J.  Hitijahubessy ± Tahun 1926

15.

Penginjil Moses laiuluy, 1975-1976

3.

Penginjil Pelapory ± Tahun 1930

16.

Penginji l Welhelmus Forweth 1978-1979

4.

Penginjil Telapary ± Tahun 1934

17.

Penginjil  Eliezer Urasana :1979-1982

5.

Penginjil Willem Patiapon ± Tahun 1938

18.

Penginjil  Yonadap Lesiela  :1982-1984

6.

Penginjil Polatu 1939-1940

19.

Penginjil Lot Lumatalale 1985-1998 Peresmian Gedung Gereja Maranatha.

7.

Penginjil  Isak Sinay ± Tahun 1941

20.

Pendeta Nahumuri 1990

8.

Penginjil Soleman Pentury ± 1945

21.

Penginjil Wilhelmus Forweth

9.

Penginjil Goo ± Tahun 1947

22.

Pendeta. Ola .Yesmendo Noya bertugas  Tahun 1994-1998

10.

Penginjil Ananias Maruela ± Tahun 1949

23.

Pendeta Benny Silangen bertugas Tahun  1998-2001

11.

Guru Injil Simon Petrus Alfons  ± Tahun 1950

24.

Pendeta  Adolf. L. Silalily, S.Th  bertugas 2002-2009 ; Pembangunan menara lonceng

12.

Pendeta Mikhael Warbal Tahun 1967-1968

25.

Pendeta Risaldy.F. Amdery, M.Si Bertugas 2009-2011=Pembuatan Pondasi Gedung Pastori  (April 2011)

13.

Penginjil Julius Umnehopa: Tahun 1968-1969

26.

Pendeta. M.O.Tapilouw, S.Si  1 Mei 2011 s.d sekarang = Melanjutkan pembangunan dan peresmian Pastori Honitetu pada tanggal, 28 Desember 2011

Penatua yang memimpin Jemaat Selama Kekosongan Penginjil/Pendeta

1. Pnt. Tonje Tebiary                       :  Tahun 1990 s.d 1993 ; Pembangunan Pastori darurat berdinding papan[7]

2. Pnt. Metusala Tebiary                  : Tahun 2002[8]

Sejak Baptisan pertama, para penginjil dan pendeta yang pernah melayani di jemaat GPM Honitetu sebanyak 25 orang


[1] 12 orang yang dibaptis pada tanggal 29 Oktober 1919 oleh Pdt. Y.L.Moens adalah: Yohanis, Nicodemus, Hermanus (Alekehe), Marcus (Maibaelae), Mathias (Manuway), Nicolaas (Nyambe), Nataniel (Ninang), Eliud (Naanaelek), Sosana (Soemau), Sarah (Wanase), Yacobis (Jani), dan Willem.

[2] Pengeboman oleh tentara sekutu di wilayah honitetu, dikarenakan wilayah honitetu pada saat itu menjadi markas tentara jepang.

[3] Keterangan dari bapak W.D. Mauwene (Saniri Negeri dan Mantan Penjabat Kepala Desa), Bapak Antje Laiuluy (Pemerintah Negeri), dan Bapak. Tonje Tebiary.

[4] Penginjil yang melayani di jemaat GPM Honitetu pada waktu itu adalah Penginjil Isak Salamoni.

[5] Penginjil yang melayani di Jemaat GPM Honietu pada saat pengresmian Gedung Gereja Tahun 1984 adalah: Penginjil Lot Lumatalale.

[6] Sesuai Daftar  Baptisan Jemaat Honitetu: Baptisan yang dilakukan oleh Inlandech Leeraar w.g. J. Holle. Pada Tanggal, 13 April 1924

[7] Sebagai Wakil Ketua Majelis Jemaat

[8] Sebagai Wakil Ketua Majelis Jemaat serah terima dengan Pendeta A. Silalily pada tanggal, 15 september 2002

2,188 total views, 1 views today

About Media Center Gereja Protestan Maluku

Media Center GPM Merupakan Sarana Mengkomunikasikan Informasi Tentang Gereja Protestan Maluku Yang Tersebar di Maluku dan Maluku Utara, Bersifat Informatif, Serta Memberikan Pelayanan Pada Publik. Dapat Menghubungi Kami, Mengirim Informasi (berita) Melalui Email : mediacenter.gpm@gmail.com

3 comments

  1. Tuhan berkati pelayanan bersama. Sukses untuk seluruh Pelayan dan Umat Gereja Protestan Maluku




    0



    0
  2. Danke Bapen Okter. Danke banya utk sejarah ini. Salam




    0



    0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *