Lokakarya Penyusunan Konsep Pendidikan Papa Mama GPM

Number of View: 0

[Ambon, sinodegpm.org] – Keluarga adalah basis utama anak-anak bertumbuh dan dibentuk, melalui cinta dan kasih sayang ayah (papa) dan ibu (mama). Cinta kasih nampak melalui ragam cara mendidik anak mengenal dirinya sendiri, lingkungan keluarga hingga lingkungan tempat anak bertumbuh. Papa dan Mama (keluarga) merupakan basis awal pendidikan dikenalkan kepada anak. Pendidikan papa mama berlangsung selama dua hari [8-9/6] di Gedung Gereja Jemaat Hok Im Tong, Kota Ambon

Dasar kegiatan “Lokakarya Penyusuan Konsep Pendidikan Papa Mama” sesuai hasil keputusan sidang ke 37 MPL Sinode, tahun 2016, tata pelayanan anak dan remaja dan hasil rapat sub komisi anak remaja Sinode GPM 21 April 2017.

Para Pembicara ; Sekdep PTPU, Pak Jemy, Ibu Sun, Putri dan Dei

Pendidikan Papa-Mama GPM adalah upaya pendidikan yang dilaksanakan oleh keluarga dengan memanfaatkan sumber-sumber yang tersedia dalam keluarga dan lingkungan yang berbentuk kegiatan belajar pada Pendidikan Sekolah Minggu Tunas Pekabaran Injil (SMTPI) secara mandiri.

Dalam sambutannya Ketua Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) Pdt.Drs.A.J.S.Werinussa,.M.Si mengatakan, “jangan kita mengira anak-anak yang nakal tidak akan memiliki masa depan yang baik. Malah anak-anak nakal kelak dapat menjadi yang terbaik, tinggal bagaimana cara orang tua serta peran para pengasuh mengarahkan dengan pendekatan yang disenangi mereka”.

“Kita juga bisa belajar dari cara mendidik orang-orang tua kita dulu, bagaimana orang tua saat itu mendidik anak-anak dengan cara mereka dan mengkolaburasikan dengan cara mendidik orang tua saat ini”, tambah Werinussa

Papa-Mama GPM sebagai proses interaksi berkelanjutan antara orang tua dan anak-anak mereka (anak SMTPI)  yang meliputi aktivitas-aktivitas sebagai berikut: memberi makan-minum, mendampingi dalam proses belajar dan ke Sekolah Minggu dan Tunas Pekabaran Injil, dan melindungi anak-anak ketika mereka tumbuh berkembang.

Membuka pembicaraan pertama Pdt.Ny.M.Talakua,.S.Th (SekDep PTPU Sinode GPM) mengungkapkan, “keluarga merupakan  lingkungan yang paling berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan  anak sejak masih dikandung, Batita hingga anak menjadi remaja, maka  orang tua sangat dibutuhkan berperan secara aktif dalam seluruh  proses pendidikan Formal Gereja Protestan Maluku, khususnya untuk menjadikan anak GPM sadar wajib sekolah minggu (WaSMI)”.

Ada Dalam Kelompok Diskusi

Lokakarya penyususnak konsep mama papa dihadiri oleh ; kasubid Anak dan Remaja se- GPM sebanyak 32 oramg, para pengasuh di 4 Klasis (Kota, Pulau Ambon, Pulau Ambon Utara, Pulau Ambon Timur)          sebanyak 8  orang.

Penggunaan kata “Papa-Mama GPM” untuk aktivitas-aktivitas orang tua dan anak di sini selain untuk membedakan kegiatan dimaksud dengan kegiatan Parenting milik Pemerintah, tapi juga untuk memberikan kekhususan dalam Pendidikan Formal Gereja (PFG GPM).

Pola asuh kepada anak berkebutuhan khusus (difabel) diberikan oleh fasilitator Jemmy.Talakua,.M.Sc lulusan studi perdamaian Gadja Mada  Jogjakarta yang konsen kepada kehidupan pelayanan gereja dalam lingkup anak remaja. “Mereka adalah mahkluk ciptaan Allah yang sempurna karena itu Tuhan memposisikan anak-anak begitu istimewa, begitu strategis sebabnya kita semuanya juga harus melakukan hal yang sama” tegasnya.

Tujuan dari lokaraya yang diselenggarakan yakni, memberikan pemahaman tentang manfaat Pendidikan Papa Mama sebagai penanggungjawab penanaman dan pembentukan karakter anak GPM.

  • Menyatukan persepsi tentang tujuan pelaksanaan pendidikan Papa Mama agar lebih memahami kebutuhan anak sesuai usia dan kompetensi anak, menghadapi tantangan jaman di wilayah kepulauan  yang cerdas, kreatif dan  sesuai dengan karakter Yesus .
  • Mempersiapkan Draf Pedoman pendampingan Papa Mama ( Pendampingan orang Tua) dalam Pendidikan Formal Gereja bagi anak, baik  di Rumah  maupun  Proses belajar di Sekolah Minggu /Tunas Pekabaran Injil.
Para Peserta Lokakarya

Keluarga sebagai unit sosial terkecil di masyarakat dan di unit Pelayanan yang terbentuk atas dasar komitment untuk mewujudkan fungsi keluarga khususnya fungsi sosial dan fungsi pendidikan, harus benar-benar dioptimalkan sebagai basis Pembinaan Umat GPM

Ibu Sun adalah salah satu pembicara yang mewakili orang tua mengungkapkan kesannya mendidik anak-anak, “saya mengajarkan anak-anak saya bertumbuh dalam iman, takut akan Tuhan seperti membaca Alkitab serta dengar-dengaran kepada orang tua, agar kelak mereka memiliki masa depan yang baik”.

Oleh karena itu melalui program Papa-Mama GPM sebagai wadah komunikasi antar orang tua, disamping untuk memberikan sosialisasi terhadap program-program yang diselenggarakan oleh Sekolah Minggu dan Tunas Pekabaran Injil GPM.

Ada lagi dua orang anak perempuan turut hadir mempresentasikan materi mereka tentang bagaimana perasaan seorang anak yang hidup bertumbuh dalam didikan kehidupan keluarga. Ketrin Putri adalah anak perempuan yang kini telah diterima pada jenjang Sekolah Menengah Umum Negeri 1 Ambon katakan “anak tidak butuh uang tetapi mereka membutuhkan perhatian dari orang tua.

“Orang tua dulu mendidik anak dengan kekerasan dan sekarang sudah 2017 kita tidak bisa lagi mendidik anak-anak dengan kekerasan. Tidak boleh ada perbedaan gender antara anak laki-laki dan perempuan dalam mendidik anak”, kata Putri sambil menjelaskan dengan begitu renyah.

Secara umum tujuan program Papa-Mama GPM, adalah mengajak para orang tua untuk bersama-sama memberikan yang terbaik buat anak-anak mereka.

Adalagi seorang anak perempuan Orizia Fidei Metanoia Nahusona diselah-selah penjelasannya katakan “kami membutuhkan kebutuhan mental dari orang tua. Kami menginginkan orang tua yang tidak menjatuhkan semangat anak-anak dengan cita-cita yang diinginkan mereka”.

“Di rumah kita bisa membuat kegiatan ekstrakulikuler antara anak dan orang tua, misalnya anak yang suka masak dia membantu mamanya memasak, dan anak laki-laki yang suka main bola atau basket dia bermain bola dan basket bersama ayahnya”, tutur Orizia Fidei Metanoia Nahusona, yang didik di sekolah Lentera Harapan.

Refleksi Orang Tua

Sedangkan secara khusus tujuan pengembangan program Papa-Mama GPM adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam melaksanakan perawatan, pengasuhan dan pendidikan anak di dalam keluarga sendiri dengan landasan dasar-dasar  Alkitabiah dan Pengakuan Iman yang benar agar anak dapat bertumbuh dengan memiliki karakter yang baik sebagai murid Kristus

Disadari bahwa latar belakang pendidikan serta pemahanan dan pandangan  orang tua GPM dalam mendidik dan proses pendampingan anak  dari GPM sangatlah variatif, sehingga  diperlukan pengembangan konsep yang baik kepada orang Tua tentang Perkembangan anak, kebutuhan anak dalam mempersiapkan anak GPM dalam menghadapi tantangan jaman.

Maka hasil yang diharapkan yaitu adanya kesamaan persepsi tentang pentingnya pendidikan papa mama dalam mempersiapkan anak GPM yang cerdas, kreatif dan berkarakter Yesus dan tersedianya draf konsep Pendidikan Papa Mama  di GPM.

Selama dua hari peserta lokakarya mengikuti kegiatan secara serius dengan hasil-hasil presentasi yang ditunjukan melalui kelompok masing-masing hingga pada tahapan penyusunan draf. Kerja sama dan sinergisitas sangat dibutuhkan untuk menghasilkan pola pendidikan papa mama gpm yang lebih komperhensip untuk kelak dapat digunakan bersama.

Peserta lokakarya merupakan para pendeta yang tersebar di 33 klasis di GPM yang menjalani medan gumul pelayanan pulau-pulau, pegunungan serta pesisir. Para pendeta tersebut bergumul dengan konteks pelayanan masing-masing dengan tantangan-tantangan beragam. Kehadiran serta kontribusi pikir mereka telah membantu kerja biro untuk menghasilkan konsep pendidikan papa mama gpm.[MCGPM].

 

 

 

10,265 total views, 2 views today

Media Center Gereja Protestan Maluku

Media Center GPM Merupakan Sarana Mengkomunikasikan Informasi Tentang Gereja Protestan Maluku Yang Tersebar di Maluku dan Maluku Utara, Bersifat Informatif, Serta Memberikan Pelayanan Pada Publik. Dapat Menghubungi Kami, Mengirim Informasi (berita) Melalui Email : mediacenter.gpm@gmail.com

2 thoughts on “Lokakarya Penyusunan Konsep Pendidikan Papa Mama GPM

  • 30/08/2018 at 8:35 pm
    Permalink

    Like!! I blog frequently and I really thank you for your content. The article has truly peaked my interest.

Leave a Reply

Your email address will not be published.