Home / Institut Leimena / Refleksi Hidup Berbangsa: Kesederhanaan

Refleksi Hidup Berbangsa: Kesederhanaan

Number of View: 0

Setelah ribuan orang makan kenyang di mujizat lima roti dan dua ikan, Yesus menyuruh murid-murid-Nya untuk mengumpulkan potongan-potongan yang lebih supaya tidak ada yang terbuang (Yoh 6:12). Maka terkumpullah 12 bakul penuh potongan roti. Kayaknya sich… ke 12 murid Yesus masing-masing memegang satu bakul. Mengapa sisa-sisa roti ini harus dikumpulkan yah? Untuk apa? Hmmm…

Kayaknya sisa makanan itu akan jadi bekal murid-murid. Ini menarik!!  Di dalam kelimpahan, Yesus mengajar mereka untuk hidup hemat.  Inilah kesederhanaan hidup. Kalau sikap seperti ini kita teladani, kayaknya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia makin mudah terwujud yah… Benarkah? What do you think? (BHS)

2,365 total views, 7 views today

Check Also

Refleksi Hidup Berbangsa: Jangan Lupa Diri!

Number of View: 0Rehabeam, anak Salomo, menjadi raja pertama di Israel Selatan (kerajaan Yehuda) setelah …

3 comments

  1. Hello there! I know this is kinda off topic however I’d figured I’d ask. Would you be interested in exchanging links or maybe guest writing a blog post or vice-versa? My blog addresses a lot of the same topics as yours and I believe we could greatly benefit from each other. If you might be interested feel free to send me an e-mail. I look forward to hearing from you! Excellent blog by the way!




    0



    0
  2. Awesome blog article.Much thanks again. Want more.




    0



    0
  3. Thanks so much for the blog.Much thanks again. Really Great.




    0



    0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress spam blocked by CleanTalk.