Home / Dokumen / Menanggapi Populisme – Catatan Diskusi Bersama Made Supriatma

Menanggapi Populisme – Catatan Diskusi Bersama Made Supriatma

Number of View: 0
[Ambon, sinodegpm.org] – Selasa, 6 Juni 2017, Bidang Akademik Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) menggelar acara diskusi tamu bertajuk “Populisme: Dari Trump, Brexit Hingga Jakarta” yang disampaikan oleh Made Supriatma, jurnalis dan kandidat doktor Ilmu Politik Universitas Cornell, Ithaca, New York.

Diskusi tamu ini berlangsung selama dua jam bertempat di Ruang Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), Jalan Ot Pattimaipauw, Tanah Lapang Kecil (Talake), Ambon. Made memaparkan perspektifnya mengenai populisme dengan mempertautkan beberapa kerangka teoretik pada sejumlah realitas sosial-politik-ekonomi di Amerika Serikat, Inggris dan Eropa, hingga konteks Asia Tenggara, termasuk Indonesia, yang dilanjutkan dengan berbagai tanggapan, komentar dan pertanyaan-pertanyaan kritis dari para peserta diskusi.

Diskusi tamu UKIM ini dipandu oleh moderator Pdt.Dr Steve Gaspersz, dan diikuti oleh berbagai kalangan internal dan eksternal UKIM, seperti dosen dan mahasiswa UKIM, akademisi STAKPN Ambon, Dr Jance Rumahuru, dan akademisi IAIN Ambon, Dr Abdul Manaf Tubaka. Juga dari elemen kepemudaan gereja, Pdt Max Takaria, M.Si., Ketua Umum Pengurus Besar Angkatan Muda GPM dan Media Center GPM, yang sekaligus meliput acaranya.

Dalam sambutan pengantar, Pembantu Rektor I, Dr. Simon Peter Soegijono, menyatakan bahwa diskusi tamu ini merupakan ruang disediakan UKIM untuk belajar bersama dalam mengembangkan perspektif keilmuan yang bersifat lintas-ilmu.

Diharapkan, lanjut Soegijono, acara semacam ini dapat menjadi tantangan bagi para akademisi UKIM khususnya untuk mempersiapkan diri dalam melakukan riset-riset yang tidak hanya berorientasi ke dalam (pengembangan kapasitas diri), tetapi juga hasil-hasil riset universitas dapat memberi dampak signifikan bagi pembangunan masyarakat yang berkeadilan sosial.

Keprihatinan senada juga disampaikan oleh Made Supriatma dan tanggapan beberapa peserta yang melihat bahwa gerakan populisme dalam beberapa aspek ternyata membawa masyarakat pada proses pendangkalan berpikir, bahkan makin kuat kecenderungan pada anti-intelektualisme.

Ini menjadi persoalan besar bagi proses pendewasaan masyarakat dalam berdemokrasi yang ditandai oleh makin menguatnya gerakan politik identitas.

Masyarakat tidak lagi melihat proses berdemokrasi sebagai kesempatan membangun konsensus-konsensus kebangsaan yang didasarkan pada visi nasionalisme yang fundamental tapi justru makin mengeras dalam gagasan-gagasan sektarianistik yang hanya berbasis pada manipulasi identitas yang lebih banyak dimainkan oleh para elite politik demi kepentingan ekonomi-politik mereka sendiri.

9,789 total views, 1 views today

About Media Center Gereja Protestan Maluku

Media Center GPM Merupakan Sarana Mengkomunikasikan Informasi Tentang Gereja Protestan Maluku Yang Tersebar di Maluku dan Maluku Utara, Bersifat Informatif, Serta Memberikan Pelayanan Pada Publik. Dapat Menghubungi Kami, Mengirim Informasi (berita) Melalui Email : mediacenter.gpm@gmail.com

Check Also

Khotbah Satu – Dua April Lembaga Pembinaan Jemaat

Number of View: 0 2,326 total views, 126 views today Tweet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress spam blocked by CleanTalk.